Olahraga

Bupati Jember: Cukup Persid Saja Asal Rukun

Hendy Siswanto Bupati Jember

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto sudah menerima surat kedua dari Yayasan Persid Jember yang ditandangani Ketua Dewan Pembina Suparno. Rencana pendirian klub baru sepak bola di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pun dibatalkan.

Hendy menyatakan tidak perlu ada klub baru. “Saya mau lihat semangatnya dulu. Jika memang pegiat, penggemar, pemain, dan masyarakat bola di Jember bisa kompak dan rukun, insya Allah Persid tetap,” katanya kepada┬áberitajatim.com, Minggu (13/6/2021).

Namun Hendy akan berubah pikiran jika ternyata para pemangku kepentingan dan kebijakan sepak bola Jember masih berkonflik. “Bila masih berselisih, saya akan ubah namanya jadi Persid 1952,” katanya.

Drama dualisme sempat terjadi di tubuh yayasan antara kepengurusan yang diketuai Sholahuddin Amulloh alias Jo dengan Sunardi. Dualisme ini membuat Persid terancam tidak bisa mengikuti Liga 3 tahun ini, karena PSSI Jawa Timur meminta agar ada penyelesaian lebih dulu.

Bupati lantas mengusulkan agar yayasan diserahkan sepenuhnya kepadanya dan dipilih personel baru yang akan mengisi dewan pembina, dewan pengurus, dan dewan pengawas. Jika Yayasan Persid Jember tidak bersedia, maka bupati akan membuat rumah baru berupa yayasan baru untuk menaungi klub baru yang akan berlaga di Liga 3.

Semula, dalam surat pertamanya, Suparno menolak pembubaran yayasan dan meminta agar perombakan hanya dilakukan pada dewan pengurus dan dewan pengawas. Namun surat tersebut memicu perdebatan di dalam tubuh dewan pembina sendiri. Akhirnya dikirimkan surat kembali yang merevisi surat pertama tadi.

Dalam surat tertanggal 9 Juni 2021 itu, dewan pembina menyerahkan Yayasan Persid Jember kepada bupati. Kedua, Dewan Pembina sepakat meminta bupati menjadi ketua pembina Yayasan Persid Jember. Ketiga, memberikan kewenangan sepenuhnya kepada bupati untuk menyusun kembali atau mengganti personel yang ada dalam Yayasan Persid Jember. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar