Iklan Banner Sukun
Olahraga

Bukan Hanya Modal Uang, Christopher Nkunku Jadi Bukti Kehebatan Akademi PSG

(Foto: Twitter @RBLeibzig)

Surabaya (beritajatim.com) – Saat laga Manchester City kontra RB Leipzig pada lanjutan Matchday Liga Champions (16/9) ada yang mencuri perhatian. Ia merupakan seorang pemain jebolan akademi klub kaya raya Perancis yaitu PSG. Christopher Nkunku dulunya pernah menuntut ilmu sepakbola di PSG, malam itu ia membuktikan kesuksesannya dengan cetak hattrick.

Pertandingan City vs Leipzig berakhir dengan hujan gol di Etihad Stadium, skor 6-3 terpancang. Meskipun Leipzig kalah, Nkunku tidak mampu terbendung untuk menarik perhatian publik sepakbola.

Pemain yang berkebangsaan Prancis tersebut baru berusia 24 tahun. Ia didatangkan dari klub lamanya dengan mahar 43 Juta Euro. Nkunku lahir di Lagny-sur-Marne, pinggiran kota Paris, ia bergabung dengan akademi PSG di usia 13 tahun. Di tim muda PSG, Nkunku tampil spektakuler sebelum akhirnya dipromosikan ke tim utama pada tahun 2015.

Di tim senior, Nkunku telah tampil sebanyak 77 kali di semua ajang kompetisi sebelum direkrut RB Leipzig di tahun 2019. Sebagaimana dikutip dari Breaking The Lines, Nkunku mampu main di beberapa posisi berbeda, ia tergolong pemain yang versatile. Nkunku bisa bermain di sayap kiri, gelandang serang, gelandang box-to-box atau deep-lying playmaker. Meskipun fisiknya Nkunku hanya setinggi 177 cm, ia bisa tetap tampil elegan dengan skill teknis, visi bermain, dan kreativitas yang begitu tinggi.

Nkunku juga dinilai sebagai pemain yang memiliki kemampuan passing yang luar biasa dan mampu melewati lawan dengan skill dribbling cepat. Selain itu, saat ia masih di tim muda PSG, Nkunku punya kemampuan eksekusi set piece yang apik dan mampu mencetak beberapa gol juga assist dari tendangan itu.

Klub kaya raya asal Perancis sebenarnya tidak hanya bergelimang uang. Mereka juga pandai mengolah pemain muda, hanya saja belum sempat mereka kelola sendiri secara baik. Wonderkid Christopher Nkunku jadi bukti, akademi PSG sebagai salah satu produsen terbaik di dunia.

Sejak QSI datang dan mengakuisisi PSG, mereka rela gelontorkan dana 10 juta euro per musim untuk akademi mereka. Hasilnya pun luar biasa, wonderkid sekelas Nkunku berhasil menunjukkan kelas. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar