Olahraga

Brono Matos Gantikan Posisi Zah Rahan di Madura United

Pamekasan (beritajatim.com) – Bruno Oliveira de Matos menjadi opsi sekaligus solusi bagi manajemen Madura United FC untuk memperkuat sektor tengah tim, guna menghadapi ketatnya jadwal kompetisi resmi Liga 1 2020 mendatang.

Kondisi tersebut tentunya membuat pihak manajemen harus bergerak cepat, masuknya pemain berkebangsaan Brasil tersebut, sekaligus harus ‘mengorbankan’ satu dari tiga pemain asing Non Asia, yang sebelumnya lebih dulu bergabung bersama tim berjuluk Laskar Sape Kerrab.

Sebab berdasar regulasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai regulator kompetisi, setiap tim hanya diperkenankan memiliki empat pemain asing, terdiri dari satu pemain asing Asia, serta tiga pemain asing non Asia.

Saat ini, komposisi tim kebanggaan suporter Madura Bersatu sudah lengkap khususnya sejak menjalani turnamen pra musim, yakni Brian Fariera (Irak), Emmanuel Oti Essigba (Ghana), Jaimerson Xavier (Brasil), serta Zah Rahan Krengar (Luberia).

Hanya saja masuknya Bruno Matos tentunya harus memaksa manajemen melepas satu pemain asing Non Asia, yakni Zah Rahan Krangar yang dinilai belum cukup mampu mengangkat performa tim, khususnya selama menjalani laga pra musim, musim ini.

“Dari delapan laga ujicoba yang sudah kita jalani, kami sampaikan laporan statistik masing-masing lini kepada presiden klub (Achsanul Qosasi). Ternyata beliau juga memiliki analisis yang sama, karena selama ini menang intens memantau progres tim,” kata Manajer Madura United FC, Rahmad Darmawan, Jum’at (21/2/2020) malam.

Berdasar hasil analisis dari jajaran manajemen, termasuk presiden klub. Sektor tengah dan lini serang dinilai belum cukup kampu berbuat banyak, sehingga diputuskan untuk segera memasang opsi cepat dengan mendatangkan Bruno Matos dari Bhayangkara FC.

“Salah satu hasil analisis presiden klub merasa kurang puas dengan lini tengah dan lini depan, pilihan akhirnya jatuh kepada Bruno Matos, pengalaman musim lalu di Liga Indonesia diharapkan menjadi solusi tepat,” tegas pria yang juga menjabat sebagai pelatih tim.

Seperti diketahui, sosok Zah Rahan memang menjadi pemain asing pertama yang diikat manajemen Madura United untuk musim ini. Namun performa ideal gelandang kreatif tersebut belum juga kembali pasca dibekap cedera sejak setahun terakhir, sekalipun pada musim sebelumnya ia menjadi bagian penting dari Madura United. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar