Olahraga

Bonek Writer Forum dan Unmuh Surabaya Terbitkan Buku Sepak Bola

Jember (beritajatim.com) – Bonek Writer Forum dan Universitas Muhammadiyah bekerjasama menerbitkan buku berjudul Tolak Bala Sepak Bola: Kumpulan Esai tentang Bencana dalam Sejarah Sepak Bola. Hasil penjualan buku ini didonasikan untuk penanggulangan Covid-19.

Buku ini berisi 23 artikel yang ditulis 22 orang penulis dengan beragam latar belakang, mulai dari jurnalis, dosen, mahasiswa, pegawai negeri, dan pengusaha. Semua artikel bercerita soal peristiwa maupun insiden bencana dalam dunia sepak bola, mulai dari bencana alam, jatuhnya pesawat terbang, kerusuhan, perang, hingga pandemi Covid-19.

Buku kedua ini diterbitkan bertepatan dengan pandemi Covid-19 yang mempengaruhi dunia, termasuk sepak bola. Melalui buku ini, Bonek Writer Forum berharap bisa memberikan sumbangsih untuk kesadaran publik terhadap bencana. Hasil penjualan buku ini juga akan diperuntukkan sepenuhnya penanganan Covid-19.

Bonek Writer Forum bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Surabaya dalam penerbitan buku ini, karena sejak lama ingin menggandeng civitas akademika untuk mengembangkan literasi sepak bola di Indonesia. Bonek Writer Forum berharap bisa bekerjasama untuk menggelar pelatihan-pelatihan dan kursus terkait narasi dan literasi sepak bola bagi suporter dan masyarakat umum.

Bonek Writer Forum memandang, kampus memiliki peran strategis untuk mengembangkan wacana dan pengetahuan di masyarakat, sehingga dengan demikian, kelak muncul kesadaran bahwa sepak bola tidak boleh dipandang sebagai hal biasa-biasa saja seperti di Eropa. Negara-negara di Eropa menganggap sepak bola adalah bagian integral dari kehidupan berbangsa dan bernegara: sesuatu yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Ini yang belum ada di Indonesia.

Dalam pengantarnya, Presiden Persebaya Azrul Ananda menyebut penerbitan buku ini sebagai salah satu upaya berdialog demi masa depan yang lebih baik. “Saya berharap upaya-upaya dialog intelektual seperti ini terus didorong,” katanya.

Rektor Unmuh Surabaya Sukadiono mengatakan, aksi Bonek Writer Forum layak diapresiasi. “Mereka melakukan dua hal penting, yakni menyehatkan nalar publik melalui tulisan dan menggerakkan aksi solidaritas yang otentik melalui aksi donasi,” tulisanya dalam pengantar buku.

Bonek Writer Forum dibentuk pada 6 Desember 2017, dan kini beranggotakan 36 orang dengan latar belakang beragam mulai dari jurnalis, penulis kolom, dosen, pegawai negeri, hingga pengusaha. Mereka diikat dengan kecintaan terhadap Persebaya dan sepak bola.

Tujuan Bonek Writer Forum sederhana: mengembangkan dunia literasi sepak bola. Mereka mendirikan situs khusus untuk kisah-kisah Persebaya dan Bonek dengan alamat www.sejarahpersebaya.com. Situs ini terbuka bagi siapa saja untuk berpartisipasi.

Selain Tolak Bala Sepak Bola, mereka juga menerbitkan buku elektronik Make Persebaya 92eat Again. Ini buku berisi bunga rampai esai untuk menyambut hari jadi ke-92 Persebaya. Banyak aspek yang kami tulis, mulai dari pemain, stadion, klub, suporter, hingga wisma Karanggayam. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar