Olahraga

Bonek Green Nord Husein Gozali Mengaku Kecewa pada Presiden Persebaya

Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa Bonek mengaku kecewa atas perlakuan presiden klub Persebaya. Mereka menganggap tak dihargai oleh sang pemimpin saat menyampaikan unek-uneknya untuk tim kebanggannya di musim 2019 ini.

Kekecewaan itu salah satunya diungkapkan oleh Husein Gozali, Koordinator Green Nord. Menurutnya, sikap Azrul Ananda membuat mereka yang selalu suport Persebaya kecewa atas perilakunya. Ada beberapa alasan yang membuat mereka kecewa.

Husein menuturkan, gesture seorang presiden klub ini kurang menghargai Bonek. “Jawaban yang diberikan seolah-olah hanya menguntungkan bagi manajemen saja bukan untuk kepentingan Persebaya dan Bonek. Terutama masalah bursa transfer pemain untuk musim ini,” tutur Husein Gozali, Selasa (8/1/2019).

Sikap keterbukaan yang dia minta. “Keterbukaan akan rekrutmen pemain yang akan datang juga tak digubris, padahal kami hanya ingin mendinginkan suasana selepas Andik Vermansyah dan Evan Dimas gagal disunting,” tuturnya.

Ditambahkannya, sikap Azrul dinilai tidak konsisten. “Pimpinan Persebaya ini plin plan, di pertemuan pertama dengan Bonek dia bilang tak menargetkan juara karena dia menganalogikakan bahwa Persebaya dari juara liga 2 ke papan tengah bisa ke peringkat lima. Sekarang ‘mungkin’ karena desakan oke target juara, tidak tegas,” ucap Husein Gozali, .

Bahkan sebenarnya siapa pun pemainnya terserah manajemen, Bonek menutup mata. Namun kondisinya tak pernah berubah sejak tahun lalu tidak ada evaluasi. Bahkan tuntutan Bonek pun belum diapresiasi dari manajemen tidak ada komunikasi yang baik dan tidak ada jawaban yang baik.

Sementara itu, Manajemen Persebaya Surabaya memberikan penjelasan terkait proses transfer pemain yang mereka lakukan untuk musim 2019. Di antaranya adalah Andik Vermansah dan Evan Dimas Darmono. Namun seperti diketahui, kedua pemain itu sudah membubuhkan tanda tangan mereka dengan klub lain. Andik memilih bergabung dengan Madura United, sementara Evan berlabuh di Barito Putera.

“Semua dilakukan secara profesional. Mulai dari bertemu negosiasi, menyebutkan angka (harga), kemudian melakukan penawaran. Proses itu sudah kami lakukan,” ucap Candra Wahyudi, manajer Persebaya seperti dikutip laman resmi klub.

“Untuk Andik, pertemuannya difasilitasi oleh Pak Saleh Hanifah (Direktur Persebaya Amatir). Andik menyampaikan harga, Persebaya juga,” bebernya.

“Tidak semua (negosiasi) bisa berjalan sesuai harapan. Masalah berhasil atau tidak, itu banyak faktor. Ketika kami di Persebaya dan Andik tidak tercapai kesepakatan, itu adalah proses yang wajar. Apalagi proses itu (negosiasi) sudah dijalankan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Candra juga menerapkan hal yang sama untuk bernegosiasi dengan Evan. Bahkan, proses pendekatan sudah dilakukan terhadap mantan pemain Selangor FA tersebut sebelum Liga 1 2018 bergulir.

“Proses sama dengan sebelumnya. Hingga Persebaya mengajukan penawaran resmi seperti yang diminta oleh Evan Dimas. Intinya, Persebaya menyepakati harga yang diajukan oleh Evan Dimas,” tuturnya.

Hanya saja, Evan akhirnya memilih klub lain. Candra pun mengaku banyak faktor yang mempengaruhi keputusan negosiasi itu. “Dari dua pemain itu, artinya Persebaya bukan tidak melakukan apa-apa. Semua tahapan sudah dilakukan,” jelasnya. [way/but]

 

Apa Reaksi Anda?

Komentar