Olahraga

Bonek Diminta Tak Berangkat ke Bogor

Antusias Bonek saat memberi dukungan pada Persebaya. (Foto: Wahyu Jimbot/ BJT)

Surabaya (beritajatim.com) – Sanksi tanpa penonton yang diperuntukkan untuk Persebaya mulai dijalannya ketika melawan Ps Tirakabo di Bogor, Jawa Barat. Sekretaris Persebaya Surabaya, Ram Surahman meminta kepada seluruh suporter Bonek Mania tak nekad untuk berangkat ke Stadion Pakansari Bogor.

“Berharap Bonek menahan diri untuk tidak datang ke Bogor, karena status pertandingan sesuai hukuman Komisi Disiplin (Komdis),” kata Ram, Kamis (7/11/2019).

Imbauan manajemen Bajul Ijo itu berdasarkan keputusan Komdis PSSI tertanggal 31 Oktober 2019. Dalam putusan tersebut, Komdis menghukum Persebaya Surabaya dengan larangan bermain tanpa suporter, baik laga kandang maupun tandang, hingga akhir kompetisi Liga 1 2019. Serta dengan denda uang senilai Rp 200 juta.

Sanksi tersebut diberikan akibat kerusuhan yang dilakukan Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya seusai hadapi PSS Sleman lalu, 29 Oktober lalu. Saat itu tim Bajul Ijo kalah dengan skor 2-3.

“Kami harap suporter Persebaya (Bonek) mengerti, dan bisa menahan diri untuk tidak berangkat ke Bogor,” tambah Ram.

Ram berharap, Bonek bisa menaati aturan hingga proses banding bisa dimenangkan oleh Persebaya. Karena saat ini manajemen Bajul Ijo tengah berupaya meminta keringanan sanksi ke Komdis PSSI.

“Berharap Bonek sama-sama ikut mengawal proses banding yang sedang diajukan manajemen atas sanksi dari Komdis PSSI tersebut,” ucap Ram. [way/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar