Olahraga

Bhayangkara FC Sambut Baik Regulasi Baru U-20

COO Bhayangkara FC Kombes Pol Sumardji (berkacamata)

Surabaya (beritajatim.com) – Bhayangkara FC menyambut baik usulan menggunakan regulasi pemain U-20 dalam lanjutan Liga 1 2020. Sebelumnya, ada wacana bahwa 18 klub anggota Liga 1 2020 harus menurunkan pemain U-20, sebagai salah satu persiapan menyambut perhelatan Piala Dunia U-20 2021.

Pasalnya, pekerjaan rumah besar dalam satu tahun ke depan ini menjadi tantangan terbesar bagi PSSI, tak hanya menjadi tuan rumah penyelenggara Piala Dunia U-20 tahun 2021, namun juga mempersiapkan secara matang skuad timnas Indonesia.

Menurut tim milik kepolisian itu, regulasi tersebut cukup bagus. COO Bhayangkara FC Kombes Pol Sumardji menilai pemain muda akan terbantu dan mendapatkan efek positif dengan aturan wajib dimainkan oleh klub. Saat ini, Direktur Teknik PSSI bersama operator sedang menggodok aturan tersebut.

“Itu yang harusnya diterapkan, setuju sekali kalau pemain muda diberikan jam main, itu yang penting. Regulasi itu di kompetisi lanjut kalau bisa diterapkan,” kata Sumardji saat dihubungi, Sabtu (13/6/2020).

Dengan semakin banyaknya waktu bermain, APSSI (Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia) yakin pemain U-20 dapat meningkatkan kemampuan dan pengalamannya. PSSI pun semakin dimudahkan dalam mencari pemain untuk memperkuat tim nasional di Piala Dunia U-20.

“Saya akan mendukung regulasi U20 yang dikeluarkan pssi karena pemain muda sangat banyak yang punya talenta dan semoga bisa menjadi bibit pemain profesional. Saya intinya menyupport pemain untuk bisa berprestasi juga,” tambah Manager Bhayangkara FC U20 tahun 2020, AKBP Eddwi Kurniyanto.

Salah satu cara untuk meningkatkan jam terbang pemain muda ialah memberikan kesempatan mereka bermain di kompetisi yang pemain-pemainnya secara usia dan kualitas, berada di atas mereka. Dengan begitu, pengalaman dan kemampuan pemain bisa terasah. [way/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar