Olahraga

Bertahan di Tengah Virus Jadi Cobaan Arema FC

Manajemen Arema FC, bertemu Ketua DPRD Kota Malang, Dandim 0833, dan Kapolresta Malang Kota.

Malang (beritajatim.com) – Liga 1 2020 dihentikan atau ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan oleh PSSI dan PT LIB. Keputusan ini tidak lepas dari situasi global. Dimana pandemi virus corona Covid-19 menjadi musuh bersama negara di dunia.

Arema FC sebagai salah satu kontestan Liga 1 2020 mengaku saat ini sangat terdampak dengan kondisi saat ini. Imbas Covid 19 yang membuat kompetisi dihentikan membawa kerugian tersendiri bagi klub. “Bagi Arema FC dan klub-klub lain ini adalah situasi yang sangat berat. Tapi kita harus berusaha untuk bertahan,” kata general manager Arema FC, Ruddy Widodo, Jumat, (24/4/2020).

Meski turut terdampak Arema FC bersama gerakan Malang Bersatu Lawan Corona (MBLC) berupaya menanggulangi Covid-19 di wilayah Malang Raya. Diantaranya dengan, memberikan face shield yang diperuntukkan untuk tenaga medis yang bertugas, hingga menggelar penyemprotan disinfektan serta menggalang gerakan Arema FC Bhakti untuk Arek Malang.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, Kapolres Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Letkol inf Tommy Anderson mengunjungi Kantor Arema FC atau Kandang Singa, du Jalan Mayjen Pandjaitan, Kota Malang. Mereka sepakat memuji langkah Arema FC.

“Bersyukur Arema baik-baik saja. Kita sangat berterimakasih kepada Arema FC yang justru memberikan bantuan kepada masyarakat,” tandas Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar