Olahraga

Berni Temui Kapolres dan DPRD Jember, Adukan Nasib Persid

Jember (beritajatim.com) – Kelompok suporter sepak bola Berni (Jember Brani) mendatangi gedung parlemen, Selasa (13/10/2020). Mereka bertemu Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, Kepala Kepolisian Resor Ajun Komisaris Besar Aris Supriyono, dan Komisi D untuk mengadukan nasib klub sepak bola Persid yang berkompetisi di Liga 3.

“Kami bersilaturahmi bersama perwakilan pengurus Persid Jember. Kami menyampaikan aspirasi untuk kebaikan Persid ke depan. Intinya antara Berni dan anggota Dewan bersinergi mendukung Persid,” kata anggota Berni yang juga Ketua Pengurus Yayasan Persid Jember, Sholahuddin Amulloh, usai pertemuan.

Dalam pertemuan itu, Harijanto Boedhy, juru bicara Berni menyampaikan, saat ini suporter duduk bersama pengurus Persid untuk memperbaiki kondisi klub. Ini berbeda dengan kondisi tahun lalu. Saat itu, suporter Berni memboikot laga kandang Persid sebagai bentuk protes terhadap manajemen dan pengurus yayasan. “Kami tidak melihat prestasi di tubuh Persid pada kepengurusan sebelumnya,” katanya.

Saat ini, lanjut Boedhy, Berni mendukung penuh kepengurusan Persid yang dipimpin Amulloh. “Kami meminta kepada ketua dan anggota DPRD Jember untuk mendukung penuh Persid saat ini, meski di luar ada klaim dari beberapa pihak yang menyatakan diri sebagai pengurus yang sah. Kami dari Berni sudah menemui beberapa ahli hukum dan membawa akta kepengurus baru, dan tidak ada cacat hukum,” katanya.

Menjawab itu, Halim mengatakan, dalam aspek legalitas kepengurusan Persid, pihaknya sudah tahu siapa yang layak memimpin klub tersebut. “Kemudian untuk aspek pendanaan, kami akan berjuang. Cuma nanti tergantung eksekusi good will dari bupati (untuk realisasi anggaran),” katanya.

DPRD Jember akan memfasilitasi dialog semua pemangku kepentingan Persid agar masalah aspek legalitas kepengurusan Yayasan Persid Jember yang diketuai Aminulloh semakin jelas. “Ini titik awal penting, karena titik awalnya pada legalitas itu,” kata Halim.

Usai rapat dengar pendapat, Halim mengatakan kepada wartawan, parlemen akan berupaya membangun komunikasi dengan pelaksana tugas bupati untuk penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Jember 2021. “Tapi semua tergantung pemimpin eksekutif. Paling tidak DPRD akan berupaya mendorong dan kalau bisa menganggarkan untuk Persid. Anggaran untuk olahraga pasti ada, cuma bagaimana eksekusinya nanti di lapangan,” katanya. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar