Olahraga

Berbagi Angka dengan Arema FC, Persija Kritik Wasit

Pelatih Persija Edson Tavares.

Malang (beritajatim.com) – Persija Jakarta harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat melawan Arema FC, di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu, (23/11/2019). Hasil berbagi angka ini membuat Pelatih Persija Edson Tavares protes atas kinerja wasit Ikhsan Prasetya Aji asal Yogyakarta.

Dia menilai, wasit beberapa kali mengambil keputusan tidak tepat. Sederet keputusan wasit dianggap kontroversial. Dimulai dari pemberian kartu kuning yang tidak tepat, hadiah penalti yang diberikan kepada tuan rumah, hingga kesempatan mencetak gol oleh Riko Simanjuntak di penghujung laga namun wasit keburu meniup peluit panjang pertandingan.

“Ada beberapa kerugian, Persija dapat kartu kuning seharusnya tidak, kemudian kami dapat penalti seharusnya itu tidak karena tidak handsball. Bahkan saat akhir pertandingan, kami menyerang. Bola dibawa Riko Simanjuntak wasit kemudian meniup peluit akhir pertandingan padahal itu peluang,” papar Edson.

Edson mengatakan, hasil imbang ini tidak adil bagi timnya. Sebab, Persija tampil mendominasi dalam laga ini. Bahkan dia meminta publik menilai kepemimpinan wasit. Hal paling disorot adalah hadiah penalti kepada Arema.

Senada dengan Edson, pemain Persija Tony Sucipto membenarkan bahwa keputusan wasit dalam memberikan penalti ke Arema tidak tepat. Sebab, saat insiden itu Ryuji Utomo tidak menyentuh bola namun bola membentur paha Ryuji.

“Kita bisa kuasai pertandingan, kita berhasil cetak gol. Tapi justru dapat hukuman penalti. Sebenarnya itu bukan kena tangan tapi paha,” tandas Tony. [luc/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar