Olahraga

Begini Persiapan Sejumlah Klub Hadapi Musim Liga 1 2019

Jakarta (beritajatim.com) – Kompetisi Liga 1 2019 baru akan dimulai pada awal Mei mendatang. Namun sejumlah kontestan telah menggelar persiapan pra musim, dari berburu pemain dan pelatih, hingga menyusun program latihan.

Terhitung sebulan sejak berakhirnya Go-Jek Liga 1 2018, beberapa tim mulai menggelar latihan perdana, diantaranya Persija Jakarta, Arema FC, Persebaya Surabaya, Bhayangkara FC hingga tim promosi Semen Padang FC.

Para kontestan memang harus menyiapkan tim lebih awal dikarenakan terdapat beberapa agenda yang harus dihadapi seperti Persija dan PSM Makassar yang dijadwalkan bertarung di kancah Play-off Liga Champions Asia dan Piala AFC, atau beberapa klub lain yang harus terjun di ajang Piala Indonesia.

Disamping itu, waktu adaptasi lebih lama memang lumrah dibutuhkan bagi tim yang memutuskan untuk berganti pelatih pada musim baru ini. Madura United FC, Bali United FC, Arema FC, Persipura Jayapura hingga juara bertahan Persija Jakarta telah menunjuk “juru racik” baru.

“Saat tim-tim lain belum siap, kami sudah bergerak melakukan perekrutan pemain,” kata Manajer Madura United, Haruna Soemitro, dikutip dari laman resmi Liga Indonesia.

Madura United memang tim yang “gila” belanja pemain pada musim ini. Upaya keras klub berjuluk Laskar Sape Kerap ini dalam membangun kekuatan adalah demi misi mereka untuk bersaing di jalur juara Liga 1 2019.

Selain menunjuk Dejan Antonic sebagai pelatih baru, Madura United kini bermaterikan para pemain berlabel tim nasional seperti Muhammad Ridho, Fachrudin Aryanto, Zulfiandi, Andik Vermansyah, serta Alberto Goncalves.

Dane Milovanovic, Jaimerson Xavier dan Aleksandar Rakic yang menjadi Top scorer Liga 1 2018 juga sukses didatangkan untuk memenuhi kebutuhan kuota pemain asing.

Pada laga uji coba perdana melawan tim amatir Fajar FC pada Rabu (23/1) di Stadion Gelora Bangkalan, Greg Nwokolo dan kawan-kawan menang besar 15-0.

Jaimerson Xavier, Zulfiandi, Andik Vermansyah dan Beto Goncalves menjadi para pemain anyar yang mencetak golnya untuk Madura United.

“Hasil 15-0 adalah hasil biasa. Saya hanya ingin memastikan organisasi permainan berjalan baik, jadi performa dan kerja sama tim lebih diutamakan,” tutur pelatih Madura United asal Serbia, Dejan Antonic.

Dominasi pelatih asing
Selain Madura United yang menggunakan jasa pelatih asing, terdapat delapan klub Liga 1 2019 yang memberikan kepercayaan kursi arsitek tim kepada ekspatriat.

Mereka adalah Persija Jakarta (Ivan Venkov Kolev), Persib Bandung (Miljan Radovic), Arema FC (Milomir Seslija), Borneo FC (Fabio Lopez), PS Barito Putera (Jacksen F Tiago), Bali United FC (Stefano Cugurra), Persipura Jayapura (Luciano Leandro) dan Kalteng Putra FC (Gomes de Oliviera).

Selain itu, enam kontestan lain masih ditangani pelatih lokal, termasuk PS Tira yang lebih memilih memakai jasa Rahmad Darmawan. Disisi lain, masih ada tiga tim yang belum memiliki pelatih kepala, diantaranya PSM Makassar, Bhayangkara FC dan Perseru Serui.

PSM rencananya akan memperkenalkan pelatih barunya pada Senin (28/1) ini, namun nyatanya hal tersebut mengalami penundaan dikarenakan masih dalam proses negosiasi.

Sebelumnya beberapa nama meramaikan bursa calon pelatih PSM, antara lain Petar Segrt, Alfred Riedl serta mantan pelatih tim nasional Belanda U-20 Erwin van de Looi dan Darije Kalezic.

Hanya saja, manajemen Juku Eja belum mau menyebut nama pelatih baru tersebut. “Mohon doanya, semoga segera selesai agar pelatih baru bisa segera bergabung,” ungkap CEO PSM, Munafri Arifuddin.

Setali tiga uang, Bhayangkara FC dan Perseru juga belum jelas kapan akan mengumumkan penunjukan pelatih barunya sepeninggal Simon McMenemy dan Wanderley Junior.

Kendati begitu, PSM dan Bhayangkara FC sudah lebih dulu melakoni persiapan menyambut musim baru. Bahkan untuk PSM, selain menggelar uji coba, mereka juga bertanding pada babak 32 besar Piala Indonesia dan bersiap terjun ke babak fase grup Piala AFC.

Geliat tim promosi
Sementara itu persiapan menyambut kompetisi tidak hanya dilakukan tim papan atas Liga 1 saja, melainkan juga melibatkan tim promosi. Baik PSS Sleman, Semen Padang, maupun Kalteng Putra FC turut berbenah.

Dari ketiga tim tersebut, persiapan Kalteng Putra terbilang cukup serius. Laskar Isen Mulang terus bergerak membangun komposisi tim dengan mendatangkan sembilan rekrutan anyar.

Tak tanggung-tanggung, para rekrutan baru Kalteng Putra cukup memiliki pengalaman bermain di kasta teratas kompetisi Tanah Air, diantaranya Ferinando Pahabol, I Gede Sukadana, OK John, Yu Hyun Koo, Patrich Wanggai dan Antoni Putro Nugroho.

Pergerakan agresif Kalteng Putra menandakan bahwa tim asuhan pelatih Gomes de Oliviera itu tak ingin hanya sekedar numpang lewat pada kompetisi Liga 1 musim ini. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar