Olahraga

Begini Cerita Mantan Pemain Timnas Subangkit Saat Mengawal Diego Maradona

Gresik (beritajatim.com) – Maha bintang pesepakbola dunia, Diego Armando Maradona tutup usia selama-lamanya. Pemain asal Argentina itu pernah membawa negaranya tim ‘Tango’ menjadi juara piala dunia pada tahun 1986 dan pernah dikenang dengan gol tangan Tuhan.

Dibalik kiprahnya sebagai mantan pemain dunia. Ada cerita tersendiri yang dialami oleh Subangkit mantan pemain timnas di era 1980-an yang saat itu tampil di Piala Dunia Junior 1979 melawan Argentina di Tokyo Jepang.

Pelatih yang pernah menangani Gresik United (GU) itu menuturkan sosok Maradona begitu orang mengenalnya sudah mempunyai bakat sebagai pemain yang memiliki full skill.

Meski tidak memiliki tubuh yang tinggi layaknya pemain tengah. Namun, oleh Maradona yang hanya memiliki tinggi 168 cm mampu ditutupi dengan keahliannya menggocek bola.

“Sewaktu bertemu di lapangan saat Indonesia berjumpa dengan Argentina. Bakat skill Maradona sudah terlihat sebagai pemain maha bintang. Gerakan licin, gocekan dan umpannya sangat terukur,” ujar Subangkit saat dihubungi beritajatim.com, Kamis (26/11/2020).

Subangkit mengisahkan, saat Indonesia melawan Argentina dan kalah 0-5. Maradona kerap kali bertemu dengan Mundari Karya rekan setimnya yang saat itu sebagai pemain tengah. Namun, sebagai pemain belakang dirinya juga sempat dibikin kerepotan oleh skill Maradona saat merengsek ke jantung pertahanan Indonesia.

“Tubuh Maradona itu gempal, awake atos (Tubuhnya kuat saat membawa bola) dan skill-nya diatas rata-rata. Saat melawan Indonesia dia juga cetak gol,” tuturnya.

Piala Dunia Junior 1979 bagi Subangkit banyak kisahnya. Dirinya tak menyangka bertemu di lapangan dengan Maradona yang saat itu digadang-gadang akan menjadi maha bintang dunia.

“Sosok Maradona itu merupakan pemain yang luar biasa, dan terbukti banyak gelar yang ditorehkan,” ungkapnya.

Kini pemain yang memiliki nama lengkap Diego Armando Maradona. Salah satu pesepakbola terhebat sepanjang menutup mata selama-lamanya di usia 60 tahun.

Puncak pencapaian karirnya di lapangan hijau disejajarkan dengan pemain dunia lainnya seperti Pele, Johan Cruyf dan Franz Beckenbauer. (dny/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar