Olahraga

Esport

Bayar Rp 15 Milyar Owner Esport Ancam Mundur Ikut Turnamen Mobile Legend

Surabaya (beritajatim.com) – Dunia game baru baru ini menjadi ramai, khususnya Esports tim. Tim yang menaungi Mobile Legends & Monopoli Montoon ini memprotes kebijakan yang akan diberlakukan yaitu  membayar 15 milyar untuk slot MPL (Mobile Legends Pro League) yang berjumlah 8 orang saja.

Sejatinya, tim Mobile Legends dari Esport sendiri telah memperoleh Piala Presiden, namun karena ada aturan tersebut maka tim berencana mundur dari turnamen..

‘“Saya teringat ketika bapak presiden Jokowi berbicara mengenai Esports ketika debat capres ini lebih kepada digital ekonomi dan pemerataan ekonomi dan kami juga senang bapak presiden support kami dengan Piala President Mobile Legend sehingga tim Indonesia baru saja menyabet gelar all indonesia final di Asia Tenggara.”ujar Erick Herlangga, owner dari Esports, Selasa (2/7/2019).

Tetapi aturan baru beli slot 15 Milyar cuma di Indonesia padahal negara lain gratis dan Moonton hanya mempertandingkan 8 team akan merusak prestasi atlit dan ditambah monopoli turnament.

“Oleh karena itu saya mohon bapak Presiden bisa membantu mediasi agar prestasi atlit tetap terjaga apalagi Sea Games sudah dekat,  kalau masih tetap bayar Rp 15 miliar ya kami terpaksa mundur,”tambah  Erick Herlangga, Selasa (2/7/2019).

Dengan banyaknya turnamen maka prestasi atlit sudah terbukti sangat baik bahkan sekarang kita merajai Asia Tenggara, mohon untuk dibantu mediasi dan diskusi terbuka.

Pihak dari Esports hanya menginginkan diskusi mengenai statement ini mengingat, sekarang game juga menjadi salah satu kegiatan yang membawa nama bangsa di manca internasional.[way/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar