Olahraga

Banyuwangi Bakal Gelar Dragon Boat Internasional di Pantai Boom

Banyuwangi (beritajatim.com) – Kejuaraan internasional bertajuk “International Dragon Boat Banyuwangi Championship 2020” bakal digelar di Banyuwangi, April mendatang. Saat ini sejumlah pihak tengah melakukan kordinasi untuk suksesnya gelaran akbar pertama kalinya di Bumi Blambangan ini.

Komite Olahraga Nasional Indonesia KONI Banyuwangi bersama Pangkalan TNI AL (LANAL), Polairud, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Perhubungan, KSOP Tanjungwangi, Basarnas dan Pelindo Properti Indonesia (PPI) menggelar rapat kordinasi untuk menyamakan persepsi rencana digelarnya kejuaraan tersebut.

“Ini rapat awal untuk pelaksanaan International Dragon Boat Banyuwangi Championship, ini pelaksanaan bulan April, minggu kedua di Pantai Boom,” kata Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (p) Yulius Azz Zaenal, Kamis (16/1/2020).

Dipilihnya Pantai Boom, kata Yulius, karena lokasinya menarik dan cocok untuk olahraga dayung. Beberapa yang menjadi catatan, pantai di pinggiran Kota Banyuwangi ini memiliki karakteristik yang baik.

“Kalau melihat pelkasanaan di Cilacap, Surabaya dan Jember, Pantai Boom lebih bagus tempatnya. Tidak ada ombak tidak ada arus, tempatnya dalam terus dari segi pengunjung juga bagus. Kalau ini sukses bakal menjadi event tahunan dan masuk kalender agenda PODSI nasional,” ungkapnya.

Sebelumnya, kata Yulius, kejuaraan ini akan digelar bertaraf nasional. Tapi, memperhitungkan banyaknya peserta luar negeri yang tertarik sehingga dipilih kejuaraan internasional.

“Ini tantangan buat kita, karena kita melihat beberapa negara telah melirik untuk ikut dalam kejuaraan ini. Ada Philipina, Brunei Darussalam mau daftar, jadi kenapa tidak kita buat yang internasional,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Banyuwangi Afan Ruli Arnanta mengatakan, pihaknya tengah berkordinasi dengan semua pihak untuk kejuaraan internasional pertama ini. Sekaligus membuat kemasan kejuaraan yang menarik, tidak hanya dari sisi perlombaan tapi juga memperkuat pariwisata di Banyuwangi.

“Kita mempersiapkan perlombaan yang baik karena ini mempertaruhkan nama negara, perlombaan ini bertaraf internasional jadi kita harus optimis dapat membawa nama Banyuwangi dan Indonesia lebih harum lagi,” kata mantan Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Banyuwangi ini.

Kenapa dipilih Dragon Boat, lanjut Afan, karena hampir seluruh event Banyuwangi Festival yang digelar pemerintah daerah belum sepenuhnya menyentuh destinasi laut. Sehingga, pihaknya memilih olahraga ini untuk menjadi alternatif dan melengkapi event sport tourism di Banyuwangi.

“Kalau di darat sudah ada BMX Internasional, Tour de Ijen, Green Run dan lainnya. Di laut, sudah pernah ada event selancar internasional, ada juga kite surfing, tapi beberapa tahun ini tidak dilaksanakan dan sekarang dragon boat ini bisa melengkapi 123 event Banyuwangi Festival. Harapannya selain membina atlet, juga membawa dampak positif bagi warga dan pariwisata,” pungkasnya. [rin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar