Olahraga

Bali United Punya 7 Pemain Asing, Ini yang Bikin Persebaya Keteteran

Surabaya (beritajatim.com) – Asisten pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro membeberkan salah satu alasan timnya hanya bermain imbang lawan Bali United di Stadion GBT (Gelora Bung Tomo) Surabaya, Selasa (24/9/2019). Menurut Bejo, Bali United memiliki 7 pemain asing dan naturalisasi .

Bejo menyebut Persebaya kesulitan mencetak banyak gol dalam pertandingan tersebut. Alasannya yakni Bali United dihuni banyak pemain bagus, terutama didominasi pemain asing. “Kita lihat Bali United ada tujuh pemain asing, dari situ juga ada yang sudah naturalisasi. Apapun itu mereka tim bagus, dan kita hanya mengandalkan pemain lokal dan empat pemain asing,”ucap Bejo.

Di sisi lain, Bejo menyebut kesulitan kedua menghadapi Bali United yakni secara klasemen tim Serdadu Tridatu itu menjadi pemuncak klasemen sementara Liga 1. Sehingga Bajul Ijo wajar tak bisa menang malam ini. “Bali United pemuncak klasemen, tapi itulah sepak bola, bisa menang dan seri. Tapi saya apresiasi kerja keras pemain, karena bisa mengimbangi pemuncak klasemen,” ujar Bejo.

Sementara, dengan hasil 1-1 lawan Bali United membuat Bajul Ijo menelan tujuh kali hasil seri di kandang dan tiga kemenangan. Menanggapi itu, Bejo hanya bisa pasrah, karena ia tahu sepak bola selama 90 menit apa saja bisa terjadi.

“Jadi sepak bola bisa dipahami, apapun itu 90 menit berpengaruh, kita di luar kandang bisa lebih baik, tapi di kandang bisa buruk. Tapi perlu dicatat, lawan kita pemuncak klasemen dan semua mungkin bisa menilai gimana lerja kerasnya pemain. Serta kami dibunuh dengan set piece,” imbuh Bejo.

Sebetulnya Persebaya bisa meraih kemenangan, lantaran mereka mampu mencetak gol lebih dulu lewat tendangan Osvaldo Haay di menit ke-34. Sayangnya, kata Bejo, usaha dan kerja keras pemain Persebaya harus gagalkan lewat gol injury time Bali United pada menit ke-88 melalui tendangan set peace yang diambil oleh Fadil Sausu.

“Sebetulnya kita sudah antisipasi itu, bahwa rata-rata Bali United ini unggul dalan bola set peace. Tapi kami dimatikan melalui tendangan set peace dan itu terjadi pada menit akhir pertandingan,” ujar Bejo. [way/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar