Olahraga

Atlet Senam Puslatda Jatim di Wuhan China Segera Dipulangkan

Surabaya (beritajatim.com) – Dampak virus Corona, KONI Jawa Timur akan memulangkan 35 atlet yang sedang melakukan pemusatan latihan di China. Para atlet itu terdiri dari cabang olahraga (cabor) Selam, Wushu, Loncat Indah dan Senam.

Sebanyak 35 atlet yang berada di China sedang menjalani pemusatan latihan, untuk persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua.

“Ya ini Bu Gubernur perintahkan untuk menarik semua, dan alhamdulillah tadi pagi sudah ada yang landing,” kata Erlangga Satriagung, Jumat (31/1/2020).

Saat ini sudah ada beberapa atlet yang sudah kembali di Surabaya dan sisnya akan kami pulangkan dari China. Sedangkan dari 35 atlet dan pelatih baru ada 22 orang yang berhasil pulang. Yakni dari cabor Wushu, loncat indah dan senam.

“Masih ada beberapa yang masih berada di China sedang proses pemulangan,” imbuh dia.

Lebih lanjut dikatakan Erlangga pemulangan atlet dilakukan karena ia tidak ingin ada atlet maupun pelatih yang terjangkit virus corona. Sebab saat ini virus tersebut sangat viral dan cukup berbahaya di Wuhan, Tiongkok.

“Jadi langkah cepat agar para atlet tidak terkepung di China karena kebijakan untuk menutup akses keluar masuk warga, maka dari itu kami sedang berusaha memulangkan,” ujar dia.

Sementara sisanya, 13 lainnya yakni dari cabor Selam masih tertahan di China. Sebanyak lima atlet masih berada di Sanmen lokasi pemusatan latihan, dan 8 atlet berada di Shanghai.

“Masih ada 13 dari Selam yang masih di China. Dari 13 itu ada delapan yang sudah sampai Shanghai, tapi tertahan karena penerbangan dari Shanghai ke Guangzhou itu di tutup. Akhirnya cari tiket lagi melalui Hongkong baru ke Jakarta atau langsung Surabaya,” tambah dia.

“Sedangkan yang lima besok akan meluncur dari Sanmen. Kendalanya memang cari tiket susah,” lanjut Erlangga.

Bahkan, setelah tiba, para atlet dan pelatih tidak diperbolehkan langsung pulang ke rumah. Mereka, langsung dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan pemeriksaan intensif.

“Kita juga meminta ke atlet untuk menaati semua prosedur dari rumah sakit. Kalau mereka disuruh karantina beberapa hari ya harus diikuti biar dipastikan tidak ada hal yang tidak diinginkan,” papar dia.

Saat disinggung terkait cabor-cabor lain yang telah memilih China sebagai tempat pemusatan latihan, Erlangga mengatakan, akan memanggil cabor tersebut agar bisa memilih negara lain.

“Opsinya ya kita coba cari tempat lain, karena kondisi China tidak memungkinkan. Kalau mendatangkan pelatih dari China juga tidak mungkin karena bisa jadi sumber nanti di sini,” pungkas dia.[way/ted] 





Apa Reaksi Anda?

Komentar