Olahraga

Atlet Puslatda Koni Jatim Mengeluh, Ada Apa?

Surabaya (beritajatim.com) – Menindaklanjuti aksi protes para atlet Puslatda Jawa Timur dalam sosial media yang menanyakan akan uang saku atlet yang belum terbayar sejak bulan Januari 2021 lalu.

M Nabil Ketua Harian KONI Jatim mengatakan jika Naskah Perjanjian Hibah Daerah telah di tanda tangani oleh Khofifah Indar Parawansa. Dan biasanya setelah ditanda tangani cepat selesai dan memang tidak pernah selama ini.

“Penyebab keterlambatan ini saya tidak tahu, karena soal uang saku ini bukan sekedar perpindahan dari biro administrasi kesejahteraan sosial sekretarian daerah atau biro kesos pemprov Jatim ke Dinas pemuda dan olah raga Jatim. Berarti kebijakaan umumnya. Sebelumnya memang dari Biro Kesos ke KONI. Sekarang ke dinas, itu aturan baru. Tetapi bukan itu (penyebab) terlambatnya. Ini soal pengalihan peran, bukan karena di dispora jadi terlambat. Wong dispora juga menunggu. Tidak bisa melakukan apa-apa,” ungkap Nabil, Selasa (6/4/2021).

Sebelumnya dalam laman sosial media beberapa atlet puslatda Jawa Timur mengutarakan kegelisahannya lantaran hingga bulan ke tiga bulan tak kunjung mendapat kejelasan akan uang saku bulanan yang di berikan.

Salah satu atlet cabang olah raga Atletik, asal Surabaya Serafi Unani mengatakam harus memberikan talangan koperasi untuk bisa mencukupi gizinya dan beberapa teman yang lain dalam satu mess karena uang saku belum turun sejak bulan Januari hingga Maret.

“Tahun lalu juga seperti ini kita telat gaji sampai tiga bulan, ternyata tahun ini sama terulang lagi kita telat sampai kita pake dana talangan untuk bisa bertahan di mess. Kita tetap disuruh berlatih dengan baik untuk dapat prestasi tapi hak kita tidak dipenuhi,” ungkap Serafi ketika dikonfirmasi melalu telepon seluler. [way/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar