Iklan Banner Sukun
Olahraga

Atlet Catur Terus Berlatih di Tengah Konflik Percasi Jember

Latihan atlet catur yang bakal mewakili Kabupaten Jember dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur.

Jember (beritajatim.com) – Para atlet catur yang bakal mewakili Kabupaten Jember dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur, Juni-Juli 2022, terus berlatih di tengah konflik internal Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) setempat.

Sukarsih, salah satu tokoh Percasi mengatakan, dua kubu yang berkonflik sudah sama-sama dipanggil untuk bertemu dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember. “Yang penting niat kami adalah para atlet tetap terakomodasi dan tidak terhambat urusan organisasi,” katanya.

Sukarsih akan menaati kebijakan KONI Jember, termasuk dalam hal seleksi pemain. Ia belajar dari kegagalan atlet catur Jember dalam Porprov 2019. “Waktu itu seleksinya dadakan, seminggu sebelum pra porprov. Tidak ada pembinaan, tidak ada persiapan,” katanya.

Sukarsih mengatakan, persiapan Jember relatif terlambat dibandingkan daerah lain. “Kabupaten lain mempersiapkan porprov sejak dua tahun lalu. Kebanyakan timnya sudah terbentuk. Lah kami dengan waktu sedikit dan ditambahi urusan organisasi yang carut marut, kami juga berpikir. Tapi atlet sudah terpilih, dan saya pun akhirnya menyelenggarakan pemusatan latihan sendiri,” katanya.

Sukarsih sudah memberitahu tim peralihan Percasi yang dibentuk KONI Jember. “Kita tidak bisa menunggu anggaran,” katanya.

Kondisi atlet Jember saat ini minim dan masih harus berlatih lagi. “Mereka rata-rata banyak yang lama vakum dan harus dimotivasi lagi. Kami sudah tahu kemampuan para atlet. Kami tidak mau muluk-muluk tanpa ikhtiar. Akhirnya kami pemusatan latihan sendiri, dan biaya digotong bersama wali atlet, sampai akhirnya ada pemusatan latihan yang dibiayai Dinas Kepemudaan dan Olahraga,” kata Sukarsih.

Setiap pekan, Sukarsih dan para pelaku catur Jember melaksanakan home tournament dan uji coba di luar kota. “Kita bekerja dengan ikhlas, bahkan pelatihnya tidak menargetkan harus dibayar berapa. Mereka tidak mempersoalkan itu,” katanya.

Saat pemetaan cabor, Sukarsih sudah menjelaskan potensi catur untuk berprestasi. “Saya bersykur KONI mengambil alih dengan tim peralihan,” katanya.

Rencananya, dari 10 atlet yang sudah lolos seleksi awal, akan diseleksi lagi hingga tersisa enam atlet. “Merekan akan di-drill menjadi mix, perorangan, dan beregu. Saya sudah meminta kepada tim peralihan dari KONi agar kita segera membentuk tim,” kata Sukarsih. Pra porprov akan digelar pada 21 Maret 2022. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar