Olahraga

Asprov PSSI Jatim Terpukau dengan Prosesi Pengukuhan di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur, Ahmad Riyad menyampaikan apresiasi terhadap jajaran pengurus Askab PSSI Pamekasan, yang mengemas program pengukuhan dengan nuansa sepakbola.

Terlebih proses pengukuhan Pengurus Askab PSSI Pamekasan, Periode 2018-2022 digelar tepat di area Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, yang notabene menjadi venue pertandingan sepakbola bertaraf nasional seperti kompetisi resmi Liga Indonesia.

Kondisi tersebut membuatnya bangga, sekaligus membuktikan keseriusan dan komitmen pengurus untuk membangun dan mengembangkan sepakbola di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

“Selama berkecimpung dalam kepengurusan sepakbola, kami benar-benar merasa prosesi pengukuhan dengan nuansa sepakbola baru kami lihat pada malam ini. Terlebih dengan dukungan dari Bapak Bupati (Badrut Tamam), beserta jajaran terkait. Luar biasa,” kata Ahmad Riyad, Senin (18/2/2019) malam.

Pihaknya juga menyampaikan berbagai program pogresif di organisasi yang dipimpinnya. “Saat ini kita ada kerjasama dengan Jerman, dan 100 persen untuk (PSSI) Jatim. Bahkan peserta hanya cukup membayar 20 persen dalam setiap program lisensi,” ungkapnya.

“Tidak hanya itu, Jawa Timur juga terpilih sebagai Asprov terbaik seluruh Indonesia, yang diumumkan pada pelaksanaan Kongres di Bali, beberapa waktu lalu. Keberadaan stadion (SGRP) ini, juga memberikan dampak positif untuk perkembangan sepakbola Jawa Timur,” jelasnya.

Dari itu pihaknya juga mengajak keterlibatan pemerintah dalam memberikan dukungan demi kemajuan sepakbola di daerah, termasuk di Pamekasan. “Seperti kita tahu, saat ini ada Perpres yang menyebutkan bahwa setiap daerah harus ada lapangan bertaraf nasional, harus ada tim kelompok umur dan lainnya,” imbuhnya.

“Dengan kondisi seperti ini, bupati bersama wakil bupati beserta jajarannya hadir langsung memberikan dukungan. Hal ini merupakan angin segar bagi perkembangan sepakbola di Pamekasan, kalau bupati senang bola harus dipertahankan sampai ‘kapok’,” sambung Riyad, yang disambut tawa hadirin.

Tidak kalah penting, ia juga berpesan kepada jajaran pengurus baru untuk tetap fokus bekerja membangun dan mengembangkan sepakbola di Pamekasan. “Amanat (jabatan) ini tolong dimanfaatkan sebaik-baiknya, guna mendorong sepakbola Indonesia semakin profesional dan berintegritas,” pungkasnya. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar