Olahraga

Askab PSSI: Penyelesaian Dualisme Yayasan Persid Jember Mudah

Ketua Askab PSSI Jember Sutikno. [Foto: Oryza A. Wirawan]

Jember (beritajatim.com) – Asosiasi Sepak Bola PSSI Kabupaten Jember, Jawa Timur, menunggu keputusan Bupati Hendy Siswanto untuk menyelesaikan persoalan dualisme kepemimpinan Yayasan Persid Jember.

Saat ini, posisi ketua Yayasan Persid Jember diklaim dua orang yakni Sholahuddin Amulloh dan Sunardi. Sholahuddin adalah salah satu tokoh suporter Berni (Jember Brani), sementara Sunardi adalah legislator DPRD Jember. Keduanya sama-sama mengklaim paling berhak mendaftarkan Persid untuk ikut kompetisi Liga 3 tahun ini.

“Sebetulnya mudah. Lekas saja merapat ke bupati, maunya bupati seperti apa. Bupati sudah jelas. Semua cabang olahraga akan dimajukan, Terlepas semua harus pakai aturan,” kata Ketua Askab PSSI Jember Sutikno, Sabtu (6/3/2021).

“Seharusnya pihak yayasan ini yang proaktif untuk memohon kepada bupati (untuk menyelesaikan), karena Persid milik masyarakat Kabupaten Jember. Bukan milik orang perorang. Seharusnya audiensi dengan bupati, bagaimana Persid ini ke depannya. Bukan menunggu dipanggil bupati,” kata Sutikno.

“Kalau pihak Askab dilibatkan untuk menyelesaikan masalah ini, Askab pada intinya siap untuk menyelesaikan yang terbaik, sesuai dengan arahan bupati. Kenapa kita harus seperti itu? Karena mau tidak mau Persid masih di Liga 3, masih membutuhkan kucuran dana APBD, berarti bupati masih punya wewenang penuh bagaimana Persid ke depannya,” kata Sutikno.

Sejauh ini, Sutikno belum mendapat perintah untuk menyelesaikan sengketa Yayasan Persid Jember. “Saya rasa beliau sangat mengerti organisasi. Tidak ada ujug-ujug kita diperintah tanpa ada (pengaduan) masalah dari bawah,” katanya. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar