Olahraga

Askab PSSI Kabupaten Malang Jaring Bibit Muda untuk Masuk Timnas U-16

Malang (beritajatim.com) – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Malang mulai melakukan penjaringan bibit-bibit muda di bidang sepakbola. Penjaringan tersebut dilakukan untuk mencari 5 putra Kabupaten Malang yang akan berebut tiket seleksi tim nasional (Timnas) U-16.

Seleksi U-16 Askab PSSI Malang sendiri digelar selama 3 hari. Dimulai sejak Kamis (7/5/2021) dan akan berakhir pada Sabtu (9/5/2021) mendatang. Seleksi kali ini digelar di Lapangan Desa Tumpukrenteng, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

“Ini sebagai media untuk menjaring bibit-bibit muda di Kabupaten Malang. Dan juga persiapan menjelang seleksi Timnas U-16 di Stadion Gajayana beberapa waktu lagi,” ungkap Ketua Askab PSSI Kabupaten Malang, Sa’dullah, Kamis (7/5/2021).

Sedikitnya ada 90 anak yang ikut serta dalam seleksi U-16 Askab PSSI Kabupaten Malang ini. Ke 90 anak ini berasal dari 34 sekolah sepak bola (SSB) yang tersebar di setiap kecamatan se Kabupaten Malang.

Nantinya, dari 90 anak ini akan dipilih 5 orang terbaik untuk mewakili Kabupaten Malang dalam seleksi Timnas U-16. Dirinya yakin, bahwa pihaknya bisa mengirimkan 5 putra terbaik Kabupaten Malang untuk masuk pada seleksi timnas U-16.

“Targetnya lima orang. Harus terpenuhi. Dan kita harus punya lah seperti Aji Santoso, Ahmad Bustomi dan Dendi Santoso yang sudah berkiprah di persepakbolaan nasional. Mereka kan juga asli dari Kabupaten Malang,” beber Sa’dullah.

Sementara itu, dirinya mengaku bahwa penjaringan bibit muda akan dilakukan secara intens. Dimana selain melalui seleksi tersebut, Askab PSSI Kabupaten Malang juga akan menggelar sejumlah turnamen. Baik dari desa ke desa ataupun berskala kabupaten.

“Pastinya seperti itu, nanti akan kami bikin kejuaraan. Akan kami jalin kerjasama juga. Biar ada kompetisi. Nanti rencananya setelah lebaran ada Bupati Cup juga,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Desa Tumpukrenteng, Helmiawan Khodidi menyambut baik Askab PSSI Kabupaten Malang yang menjadikan lapangan di desanya menjadi tuan rumah digelarnya seleksi ini. Menurutnya, seleksi ini bisa memicu kembali geliat sepakbola di desa Tumpukrenteng bahkan di Kabupaten Malang.

“Tentunya kami sambut baik. Karena bisa memicu kembali sepak bola di desa kami. Dimana memang aura sepakbola disini (Tumpukrenteng) sangat bagus. Apalagi jika nanti kegiatan semacam ini bisa dilakukan merata dari desa ke desa di Kabupaten Malang. Maka persepakbolaan seperti Gala Desa akan kembali hodup,” papar pria yang akrab disapa Didik ini. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar