Iklan Banner Sukun
Olahraga

Asal Usul Terciptanya Selebrasi Ikonik Cristiano Ronaldo

Tangkapan layar Instagram @cristiano

Surabaya (beritajatim.com) – Cristiano Ronaldo punya selebrasi ikonik yang lekat di hati penggemarnya. Perayaan dan teriakkan itu awalnya ditujukan untuk Real Madrid dan suporter El Real berbahasa Spanyol. Namun di musim panas 2018, saat Ronaldo pindah ke Juventus ia tetap setia membawa selebrasinya.

Sejak saat itu, para penggemar di Juventus Stadium selalu ikut berteriak dan terlibat dalam setiap perayaan gol yang dibuat Ronaldo. Hingga sekarang banyak pesepakbola yang meniru selebrasi ikonik ini, termasuk pesepakbola di Indonesia.

Gol pertama Ronaldo terjadi pada Oktober 2002 saat menghadapi Moreirense. Dua golnya berhasil membawa Sporting Lisbon menang 3-0. Setelah itu, kran gol pemain berjuluk CR7 terus mengalir. Di Manchester United, usai mencetak gol Ronaldo biasanya meluapkan emosinya dengan teriakkan.

Sering pula ia berseluncur di atas lapangan dengan emosi yang meluap-luap. Jika mencetak gol penting, tak jarang ia melepas jerseynya, meski harus mendapatkan kartu kuning.

Selebrasi ikonik Ronaldo pertama kali terjadi pada Agustus 2013. Saat itu, Madrid tengah tur ke Amerika Serikat, tepatnya di Miami, Florida. Lawan yang mereka hadapi adalah Chelsea dalam final International Champions Cup.

Madrid ketika yang sudah unggul 2-1 di babak pertama lewat gol Marcelo dan Ronaldo. Namun, di golnya yang pertama itu, Ronaldo cuma berbalik ke arah penonton dan menunjuk dirinya sendir.

Pada menit ke-57, Ronaldo mencetak gol yang kedua. Prosesnya cukup brilian. Saat itu, hanya ada dua pemain Madrid di dalam kotak penalti Chelsea. Tiba-tiba saja, Ronaldo berlari, melompat,dan mengejutkan empat bek Chelsea ketika ia menyundul bola Petr Cech terpedaya.

Perayaan gol tersebut, awalnya Ronaldo hanya berlari sambil merentangkan tangan,

la lalu melompat dan saat mendarat, ia berteriak Selebrasi. Namun, selebrasi Ronaldo yang

dulu sudah sedikit berbeda dengan yang sekarang.

Perayaan gol yang dikenal dengan istilah Siu saat ini, diawali dengan Ronaldo yang berlari ke sudut lapangan. Ia lalu melompat ke depan, sebelum memutar tubuhnya, dan memperlihatkan bagian punggungnya. Ketika mendarat, berteriak, dengan mengucapkan “Siuuu”.

Dalam bahasa Spanyol, “Si” berarti “Yes”. Saat di Bernabeu, publik biasanya akan bersorak bersama saat Ronaldo usai mencetak gol. Saking lekatnya dengan CR7, saat menerima penghargaan Ballon d’Or pada 2014, Ronaldo juga melakukan meski tidak sembari melompat. [dan/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar