Olahraga

Arema Sepakat Tunda Kompetisi Demi Putus Mata Rantai Covid-19

Launching tim Arema FC.

Malang (beritajatim.com) – PSSI memutuskan menunda kompetisi Liga 1 sampai batas waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini diambil demi mendukung langkah memutus mata rantai penyebaran virus corona Covid-19 di Indonesia.

Apalagi kegiatan sepak bola mengundang massa yang cukup besar. Animonya sangat besar dari pecinta sepak bola. Arema FC pun mendukung langkah dari PSSI. Meski ada sisi yang dirugikan atas penundaan jadwal kompetisi. Arema FC menilai keputusan PSSI bijak demi menyelamtakan pemain, pelatih hingga suporter.

“Sangat riskan kompetisi digelar dengan penonton. Resikonya terlalu besar, jika memaksakan digelar. Jadi penundaan ini merupakan langkah yang tepat,” kata Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, Kamis (26/3/2020).

Arema FC pun memahami alasan PSSI menunda jadwal kompetisi. Bahkan Arema FC juga telah meliburkan pemain dan pelatih sejak pekan lalu hingga akhir Maret. Meskipun berat namun keputusan tersebut dinilai merupakan yang terbaik untuk menghindari ancaman yang lebih besar.

“Ini langkah yang tepat dan semua harus turut berjuang untuk menghentikan penyebaran Virus Corona,” ucap Abdul Haris.

Abdul Haris mengungkapkan dari sisi Panitia Pelaksana Pertandingan, bila kompetisi tetap berjalan ditengah ancaman pandemi Covid-19 tentu sangat berat. Sebab, izin kepolisian tentu sangat susah. Apalagi ada imbauan dilarang keluar rumah atau social distancing yang belakangan istilahnya diganti menjadi Physical Distancing.

“Kan sudah ada intruksi presiden untuk tetap di rumah. Kalau kompetisi tetap berjalan izinnya tentu lebih sulit. Meskipun juga klub mengalami kerugian atas penundaan kompetisi,” tandasnya. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar