Iklan Banner Sukun
Olahraga

Arema FC Evaluasi Tim, Nasib Eduardo di Ujung Tanduk

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida saat vaksinasi dosis kedua.

Malang(beritajatim.com) – Manajemen Arema FC geram dengan prestasi yang didapat di awal musim. Dua kali imbang dan sekali kalah dianggap hasil yang buruk bagi tim sekelas Singo Edan.

“Sejak hasil seri dua kali sudah dilakukan evaluasi berupa saran dan masukan, saran dan masukannya tentunya lebih pada bagaimana meningkatkan kualitas tim agar bisa meraih poin maksimal,” ujar Media Officer Arema FC, Sudarmaji, Selasa, (21/9/2021).

Grafik permainan Arema FC dalam tiga pekan pertama BRI Liga 1 2021 memang menunjukkan tren negatif. Puncaknya adalah ketika kalah dari PSS Sleman dengan skor 2-1 pada Minggu, (19/9/2021), sebelumnya Arema FC bermain imbang atas PSM Makassar dan Bhayangkara FC. Hasilnya kini Arema FC berada di urutan 14 klasemen sementara.

“Dengan hasil laga lawan PSS jajaran direksi langsung tegas memberi reaksi mengingatkan kepada pelatih dan pemain untuk segera evaluasi total serta intropeksi. Dan mengingatkan lagi jika kualitasnya menurun dan hasilnya tidak sesuai target, maka akan disiapkan langkah tegas untuk menyelamatkan tim,” papar Sudarmaji.

Langkah tegas yang dimaksut adalah pemecatan sang pelatih Eduardo Almeida. Untuk itu manajemen meminta pelatih dan pemain melakukan evaluasi besar-besaran. Sebab, target mereka adalah juara sedangkan hasil yang diraih tidak memuaskan.

“Apa langkah tegasnya? Yang terburuk bisa saja berujung pada permohonan untuk mundur atau pemecatan. Tujuannya agar tim ini segera on the track serta meraih poin maksimal,” tandas Sudarmaji. (luc/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar