Olahraga

Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019

Arek Dapukan Lolos ke Final Audisi Beasiswa Bulutangkis di Kudus

Surabaya (beritajatim.com) – Persaingan di Audisi Beasiswa Bulutangkis 2019 cukup ketat, bahkan untuk memperoleh golden tiket untuk melaju ke Kota Kudus, para atlet cilik ini harus bersaing dengan 815 atlet di babak penyisihan. Beruntung, di tahun 2019 ini pebulutangkis asli Surabaya berhasil lolos di kategori U13 putri.

Adalah Vivi Silvia Mufarokhah, pebulutangkis putri asal Dapukan, Surabaya, berhasil terpilih menjadi salah satu atlet yang lolos melaju ke babak final di Kudus untuk bertemu dengan pebulutangkis asal Bandung, Purwokerto, Kudus, Solo Raya dan Surabaya.

Ditemui usai pertandingan, Vivi mengaku bahagia setelah dua kali mengikuti ajang audisi beasiswa ini ia tak sampai lolos ke tahap ini. Di tahun 2018 lalu, Vivi hanya bisa melaju sampai babak 16 besar. “Dua kali ikut audisi baru tahun 2019 ini ia bisa mendapat golden tiket melaju ke final di Kudus, saya sangat senang sekali karena ini salah satu harapan saya dan orang tua saya bisa lolos ke Kudus,” ucap Vivi.

Liliyana Natsir, mantan pebulutangkis putri Indonesia ini menjadi salah satu inspirasi dirinya setiap bertanding. Bermain dengan penuh semangat dan konsisten, menjadi salah satu hal yang dipanuti gadis berusia 12 tahun ini.

“Inspirasi saya Butet, cara bermainnya bagus itu yang saya tiru, makanya saya berusaha keras bisa seperti dia dengan cara bisa lolos audisi ini dan melaju di babak final di Kudus, tapi sayang saya belum bisa foto bersama dengan idola saya,” imbuhnya..

Sebelumnya, diceritakan Ema Sijaminingsih sang ibu berawal dari sang ayah Rebo yang senang dengan olah raga bulutangkis dan kerap berlatih. Akhirnya karena sering melihat sang ayah berlatih Vivi Silvia kepincut berlatih di klub Suryanaga di usia 9 tahun. [way/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar