Olahraga

Dinilai Tak Serius Tayangkan Kompetisi

AQ: Ini Liga Mahal dan Serius, Bukan Gratis Ongkir

Pamekasan (beritajatim.com) – Presiden Madura United FC, Achsanul Qosasi meminta induk tertinggi sepakbola Indonesia alias PSSI agar lebih serius sekaligus selektif memilih Televisi Partner untuk menayangkan kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, Liga 1 2020.

Hal tersebut diungkapkan menyusul program siaran langsung yang hanya menggunakan peralatan ‘apa adanya’ dan cenderung tidak serius menyiarkan kompetisi, salah satunya seperti yang dialami timnya, Laskar Sape Kerrab dalam menjalani dua laga kandang terakhir, yakni menjamu PS Barito Putera dan Persiraja Banda Aceh.

Apalagi pada dua laga yang digelar di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, tayangan langsung justru hanya disiarkan melalui kamera kecil di sisi kanan dan kiri tribun utama. Tidak seperti pertandingan lain yang menggunakan kamera ideal dengan jumlah lebih banyak, termasuk di posisi belakang gawang kedua tim.

“Lain kali PSSI harus selektif memilih TV Partner, menyiarkan Liga 1 hanya dengan dua kamera. Produksi asal-asalan, andaikan klub bisa menolak,” tulis Achsanul Qosasi, dikutip dari salah satu jejaring media sosial (medsos) pribadinya, Selasa (10/3/2020).

Tidak hanya itu, pria yang akrab disapa AQ juga menegaskan jika pelaksanaan kompetisi Liga 1 sangat mahal dan serius. Sehingga kondisi tersebut juga harus dibarengi dengan sikap serupa dari PSSI, khususnya regulator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB).

“Menekan biaya produksi dengan men-DownGrade kualitas Liga 1, live lewat Hp (Handphone) mungkin lebih bagus. Hargailah liga ini, ini liga mahal dan serius, bukan gratis ongkir (ongkos kirim),” sentil Achsanul Qosasi, yang mendapat aneka respon dari para netizen.

Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 2020 disiarkan langsung oleh salah satu televisi swasta melalui pihak produksi GTS dan KKB. Hanya saja proses produksi yang dilakukan justru hanya dengan menggunakan kamera kecil dan tentunya dengan kualitas kurang maksimal. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar