Olahraga

Ditahan Imbang 2-2 oleh Barito Putera

AQ Apresiasi Gaya Main Madura United

Bangkalan (beritajatim.com) – Presiden Madura United FC, Achsanul Qosasi mengapresiasi gaya permainan yang diperagakan timnya kala bertanding melawan PS Barito Putera pada laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (14/9/2019) sore.

Memang pada laga tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab harus puas dengan raihan 1 poin akibat hasil imbang 2-2 saat menjamu Laskar Antasari pada perdana putaran kedua kompetisi tertinggi sepakbola tanah air musim 2019.

Apalagi pada laga yang kembali disaksikan elemen suporter K-Conk Mania, tim tuan rumah sempat tertinggal dua gol melalui aksi Francisco Torres pada menit 13′ dan gol Rafael Silva pada menit 62′. Sementara gol tuan rumah dicetak Alberto Goncalves pada menit 76′ dan gol penalti Aleksandar Rakic pada menit 79′.

“Banyak peluang yang belum berhasil menjadi gol, Madura United bermain bagus dengan pola serangan yang beragam dan bertubi-tubi. Semua lini hidup sekalipun sempat tertinggal (dua gol dan akhirnya berhasil membuat dua gol balasan),” kata Achsanul Qosasi, dikutip dari jejaring media sosial (medsos) pribadinya.

Bahkan pria yang akrab disapa AQ juga mengapresiasi semua elemen tim yang sudah berjuang maksimal sepanjang pertandingan. Sekalipun pada laga tersebut kembali gagal mengamankan poin di hadapan suporter Madura Bersatu.

“Namun yang pasti kami bangga dan senang lihat permainan tim, karena Madura sudah bermain lebih bagus, lebih kompak dan lebih bersemangat dengan variasi serangan yang beragam. Ditambah suporter yang berteriak mendukung (pemain) sepanjang laga, ayo kita ambil poin di laga away (tandang),” ungkapnya.

Hanya saja pria asal Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Sumenep, mewanti-wanti pemainnya agar tidak melakukan kesalahan fatal yang dapat merugikan tim secara keseluruhan. “Tindakan konyol tanpa perhitungan yang mengakibatkan penalti jangan menjadi kebiasaan, karena akan merugikan tim,” tegasnya.

Tidak banya itu, AQ juga ‘pasang badan’ untuk membela sang juru taktik, Rasiman yang mendapat ‘protes’ dari kalangan suporter. Apalagi suksesor Dejan Antonic juga mendapat penilaian minor dari sejumlah netizen di berbagai jejaring medsos.

“Dik, kalau kamu pendukung Madura United, kalimat kritismu harus lebih baik dengan tetap menghargai pilihan dan profesi seseorang,” pungkas AQ, mengomentari postingan netizen yang memojokkan Coach Rasiman. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar