Olahraga

Alhamdulillah, Persewangi Akhirnya Terima Gaji

Banyuwangi (beritajatim.com) – Kekhawatiran pemain dan pelatih Persewangi Banyuwangi seketika sirna, lantaran manajemen telah memenuhi kewajibannya. Yaitu membayar upah dari jerih payah para punggawa tim Laskar Blambangan.

“Memang ada keterlambatan soal pembayaran gaji pemain, karena masih ada proses pergantian rekening dari bendahara lama Pak Dodik ke bendahar baruAlex Budi Setiawan. Tapi keterlambatan ini kan hanya sehari, biasanya tidak pernah,” kata Manajer Persewangi Banyuwangi, Samidi Jos Rudi, Jumat (6/9/2019).

Hari ini, kata Rudi, seluruh pemain akan diboyong ke Bondowoso untuk mengarungi lanjutan laga Liga 3 melawan Persebo Muda. Sehingga tak ada alasan untuk tidak tampil all out dan merebut tiga poin. “Hak mereka sudah kami penuhi, ada 23 pemain plus pelatih, total uangnya Rp 48 juta,” katanya.

Jumlah itu, kata Rudi, memang berkurang dari bulan sebelumnya. Sebabnya, masih ada pemain naturalisasi. “Pengurangan anggaran banyak di Fofana Lamine, gaji tiap bulan dia Rp 15 juta. Tapi meski ditinggal dia, kita optimis dapat melaju dan bermain lebih baik. Dan diharapkan kita akan menambal lini itu dengan pemain lokal yang lebih berkualitas,” katanya.

Sebelum laga ini, memang diakui ada kekhawatiran oleh pemain dan pelatih. Selain adanya ketidakjelasan terkait gaji, di samping itu lawan yang dihadapi juga tersiar kabar ingin mundur dalam kompetisi. “Di sana bilang gak siap dan gak main, dan sempat kebingungan soal ijin, lalu komuniksi lagi dengan kita kemudian siap. Kuat dugaan mundurnya mungkin alasan alasan finansial,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapten Tim Persewangi Banyuwangi Trubus Gunawan mengaku bersyukur atas kebijakan manajemen. Dirinya sebagai leader di dalam lapangan tentunya tak munafik untuk tidak mau berjuang lebih giat. “Kalau saya dan teman-teman pasti bersyukur atas ini, kami di lapangan akan bertekad lebih kuat,” ungkap pemain asal Tegaldlimo itu. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar