Iklan Banner Sukun
Olahraga

Alasan La Masia Lebih Baik Dari Akademi Real Madrid

(Foto: Fikri Rasyid, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Spanyol beberapa hari lalu memang kalah dari Perancis di final UEFA Nations League. Namun, mereka kembali menunjukkan bakat-bakat muda Spanyol yang potensial. Setelah gelandang muda mereka, Pedri menjadi perhatian dunia ketika tampil di Piala Eropa 2020, kali ini Gavi yang ganti mengambil panggungnya.

Pemain muda jebolan La Masia, akademi sepakbola milik Barcelona FC ini tampil cukup memukau di lini tengah Spanyol. La Masia memang sudah jamak dikenal sebagai salah satu akademi terbaik dunia. Bahkan, ketika penampilan tim utama Barcelona masih angin-anginan dan terkendala masalah keuangan,La Masia masih tetap menunjukkan kualitasnya.

Selama ini memang, Barcelona memang terlihat lebih berani menurunkan pemain muda akademi. Sementara rival abadinya yaitu Real Madrid lebih senang memburu pemain yang sudah matang. Dari itu terlihat perbedaan mendasar kebijakan direksi dari kedua klub Spanyol tersebut.

Sebagaimana dilansir dari media Marca, La Masia selalu menjadi tempat di mana talenta muda Barcelona yang tampil mengesankan, maka ada jalan menuju tim utama. Ini menjadi semacam norma dan rutinitas sejak tahun 1990-an.

Jika mengingat satu dekade lalu, di bawah Pep Guardiola, Barcelona memiliki hampir seluruh skuatnya lulusan akademi, seperti Gerard Pique, Sergio Busquets, Xavi Hernández, Andrés Iniesta, Lionel Messi juga Cesc Fabregas.

Sekarang, di bawah Ronald Koeman, Barcelona pun melakukan hal yang sama, karena Pedri, Ansu Fati, Gavi, dan Nico semuanya naik ke tim utama. Masing-masing nama itu punya potensi menjadi bintang di masa mendatang.

Saat ini, Barcelona juga tercatat memiliki trisula lini tengah dengan usia rata-rata di bawah 18 tahun. Sementara Real Madrid, selalu memiliki keraguan untuk menaikkan pemain muda dari Castilla ke tim utama. Tidak ada budaya yang sama untuk memiliki

kepercayaan pada para pemain muda di El Real. Justru Real Madrid lebih sering dipinjamkan terlebih dahulu. Ada nama Marcos Llorente dan Mario Hermoso yang saat ini dipinjamkan pada klub sekota Real Madrid yaitu Atletico Madrid. Kedua pemain itu meninggalkan Real Madrid untuk bermain di Atletico meskipun mereka berbakat.

Kebijakan Barcelona berbeda dengan kebijakan Real Madrid, Blaugrana berhutang budi kepada Johan Cruyff serta warisannya di klub. Di sisi lain, Los Blancos yang selalu menginginkan peningkatan skuad dengan dampak langsung kepada hasil.

Dari ambisi itu Real Madrid akhirnya terus mencari pemain dari luar. Meski sebenarnya Real Madrid juga memiliki pemain dari akademi seperti Lucas Vazquez dan Dani Carvajal, tetapi mereka akan dilirik jika sudah benar benar matang. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar