Olahraga

Asean Basketball League

Akhirnya, BTN Cls Knights Melaju ke Babak Final

Surabaya (beritajatim.com) – BTN CLS Knights Indonesia berhasil melangkah ke final Asean Basketball League (ABL) 2018-2019, setelah di pertandingan hidup mati semifinal game ketiga, mereka menang 89-75 atas Mono Vampire Thailand di GOR Kertajaya, Surabaya.

Douglas Herring menjadi bintang kemenangan tuan rumah dan momok yang menakutkan bagi lawannya. Tampil gemilang selama 40 menit penuh, ia mengoleksi 30 poin, tujuh rebound, tiga assist dan empat steal. Wong Wei Long turut membawa andil juga dengan torehan 15 poin, tiga assist, satu steal. Menyusul center andalan tuan rumah Darryl Watkins, ia sukses membuat double-double (12 angka dan 13 rebound).

Dari kubu Mono Vampire, Tyler Lamb menjadi topskor untuk timnya (25 poin, tiga rebound, lima assist dan tiga steal, namun ia belum mampu membawa timnya lolos ke partai puncak.

Douglas Herring membawa CLS menang di kuarter pertama. Ia bahkan mengemas 10 poin, enam di antaranya lewat dua kali tembakan tiga angka. Brandon Jawato yang pada pertandingan semifinal kedua harus absen karena mendapatkan hukuman satu kali bermain dari liga, turut menyumbang tambahan lima angka 25-21.

Di kuarter kedua giliran Mono Vampire yang mengambil alih tampuk pimpinan sementara dengan selisih satu angka  saja (40-39). Tuan rumah pun bangkit di kuarter ketiga. Pelatih CLS Knights Brian Rowsom kali ini menginstruksikan para pemainnya bermain lebih agresif lagi. Peran itu di emban dengan baik oleh Douglas Herring, yang bertindak sebagai pengatur serangan di lapangan. Tampil dingin, pemain bernomor punggung satu tersebut memberikan sumbangsih delapan angka lagi, CLS dibawanya unggul kembali 64-55.

Permainan keras pemain Mono di kuarter keempat sempat memakan korban pemain tuan rumah yakni Wong Wei Long yang berdarah di pelipisnya akibat mendapatkan sikutan dari Malcom White. Namun itu berimbas dengan hukuman empat kali tembakan bebas yang berhasil di eksekusi dengan baik oleh Sandy Febiansyakh Kurniawan. Dukungan penuh para suporter tuan rumah yang memadati GOR Kertajaya,akhirnya  membakar semangat para pemain BTN CLS Knights Indonesia untuk menyudahi perlawanan Mono Vampire di kuarter keempat.

“Ini adalah hadiah kami untuk basket Indonesia. Namun kita harus selesaikan final terlebih dulu dan bawa pulang tropi itu kerumah kita,” ucap Christopher Tanuwidjaja, Managing Partner BTN CLS Knights Indonesia.

“Kami akhirnya ke final. Kita bisa juara dan mengalahkan Slingers, asalkan kita bermain khususnya seperti pada babak kedua. Mereka memang tim bagus dan juga berpengalaman, Tapi jika kita bermain secara tim seperti laga hari ini, saya yakin BTN CLS Knights Indonesia akan menjadi juara musim ini. Hari ini Douglas menjadi pemain terbaik kami,” kata Brian Rowsom di hadapan awak media.

“Tapi tidak hanya dia, kadang Maxie yang bermain bagus di pertandingan lainnya, kadang Wei Long dan kadang Brandon dan juga Arif Hidayat. Semua bisa berkontribusi dengan baik. Satu lagi yang kalian harus catat, fans kami sangat luar biasa. Keluarga saya menyaksikan via streaming dan mereka ingin hadir menyaksikan langsung atmosfir “gila” para pendukung kami,” tambahnya.

Selanjutnya BTN CLS Knights Indonesia akan menghadapi Singapore Slingers di final game pertama  (dengan format the best of five) yang akan di mainkan di Singapura pada tanggal 3 Mei 2019 . [way/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar