Olahraga

Aji Santoso Harapkan PSSI Pertimbangkan Sanksi pada Persebaya

Pelatih Persebaya Aji Santoso. (Foto: Wahyu Jimbot/ BJT)

Surabaya (beritajatim.com) – Keputusan Komisi dispplin yang diberikan Persebaya Surabaya, rupanya ditanggapi oleh Pelatih Persebaya, Aji Santoso. Aji mengaku sangat menyayangkan hukuman yang diberikan ketika terjadi kerusuhan di Stadion Gelora Bung Tomo beberapa waktu lalu.

Mantan pelatih Persela Lamongan ini menyebut hukuman tanpa suporter hingga akhir musim cukup memberatkan. Sebab pemain Persebaya saat ini tengah membutuhkan dukungan dari Bonek. Tetapi Bonek malah dilarang masuk ke stadion.

“Kalau melihat keputusan dari Komdis, hukuman sampai akhir musim tidak ada penonton tentunya sangat disayangkan. Keputusan ini bagi saya agak berat artinya sembilan pertandingan terakhir kita tanpa penonton tetapi kami akan terus maksimal,” kata Aji.

Namun Aji mengatakan akan tetap profesional. Meski bermain tanpa Bonek tetap dirinya harus membawa Persebaya bangkit dari keterpurukan.

Selain itu, mengenai Persebaya mengajukan banding, Aji enggan berkomentar, karena semua itu urusan dari manajemen. Karena tugasnya hanya untuk memperbaiki tim, dan membuat strategi bagaimana caranya agar Persebaya bisa menang dan menang.

“Kalau memang keputusan seperti itu kalau mau banding itu terserah manajemen, yang jelas cukup disayangkan tetapi tentunya PSSI sendiri mengambil keputusan itu sudah melalui pertimbangan. Mudah-mudahan aja ini bisa menjadi pelajaran bagi Persebaya ke depan, serta pelajaran untuk suporter,” imbuh Aji.

Pelatih 49 tahun ini membeberkan, saat ini kondisi mental pemain Persebaya sudah mendekati 100 persen. Ia juga menekankan, meski bermain tanpa suporter Ruben Sanadi dkk harus maksimal sesuai karakter main tim asal Kota Pahlawan yang ngeyel, ngosek dan wani.

“Saya selalu sampaikan kepada pemain, sudah menjadi keputusan kita main tidak ada suporter. Tapi tidak boleh karena ini, performa pemain menurun. Jadi saya ingin menjaga fighting spirit pemain harus tetap stabil,” ujar Aji.

Saat ini Aji menyadari Persebaya tengah dalam pososi ke-11 klasmen sementara Liga 1. Hal itu menurutnya sangat tidak baik, tapi ia ingin pemain segera bangkit untuk mengejar finish di papan atas.

“Kita tahu sekarang dalam posisi 11, tapi kita akan berusaha maksimal. Saya harap anak-anak tetap konsisten dengan kehadiran saya. Serta selalu saya tekankan ini lembaran baru, ini motivasi baru, jadi apapun keputusan dari federasi akan kita hormati,” ucap Aji. [way/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar