Iklan Banner Sukun
Olahraga

32 Besar Liga 3 Jatim, AC Majapahit Terancam Tanpa 4 Pemain

AC Majapahit.

Mojokerto (beritajatim.com) – Jelang hadapi Persekap Kota Pasuruan dalam babak 32 Besar Liga 3 Jawa Timur 2021, Rabu (1/12/2021) besok, skuad AC Majapahit kehilangan pemainnya. Empat pemain tim berjuluk Laskar Guntur Geni tersebut terancam absen.

Manajer Tim AC Majapahit, Rossi Rahardjo membenarkan, ada empat pemain yang terancam absen. Keempat pemain tersebut mengalami kendala yang berbeda. Mulai dari kebugaran fisik hingga masalah psikologi sehingga membuat pelatih kebingungan.

“Masalah ini cukup memusingkan kami. Pelatih harus segera mencari solusi secepatnya agar pemain fit saat pertandingan 32 besar nanti, karena mereka merupakan pemain adalan AC Majapahit,” ungkapnya, Senin (29/11/2021).

Namun kandidat doktor Universitas Airlangga Surabaya ini tidak merinci siapa saja pemain yang terancam tidak bisa tampil tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa pemain-pemain ini merupakan andalan bagi Laskar Guntur Geni.

Sementara, Pelatih Kepala AC Majapahit, Ambitie Dolus Cahyana mengaku masih harus menunggu 1-2 hari ini untuk menentukan starting line up melawan Persekap. Ia beralasan kondisi empat pemain andalannya yang kurang fit menyebabkan dirinya harus memutar otak menentukan pemain pengganti.

“Tentu saja kondisi ini berpengaruh terhadap persiapan tim karena mereka adalah pemain andalan kami. Padahal saya sudah menyusun skema tapi saya harus segera temukan solusinya. Ada 4 sampai 5 pemain, ada yang cedera, ada yang kurang enak badan,” tuturnya.

Wajar jika skuad AC Majapahit cukup khawatir dengan kondisi ini. Babak 32 Besar yang menggunakan sistem knock out menuntut semua tim harus bersiap secara maksimal karena tim yang kalah akan langsung terdepak dari kompetisi.

Laga antara AC Majapahit melawan Persekap Kota Pasuruan akan digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Rabu, (1/12/2021), pukul 19.00 WIB. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati