Olahraga

300 Suporter Dapat Pengawalan dari Blitar ke Surabaya

Bonekmania saat dihalau polisi untuk tidak mendekat ke stadion.

Malang (beritajatim.com) – Polisi memastikan situasi Kota Blitar pasca bentrokan antar suporter di pertandingan semifinal Piala Gubernur antara Arema FC versus Persebaya Surabaya, di Stadion Supriyadi, Selasa, (18/2/2020) kemarin, saat ini telah kembali kondusif dan aman. Rombongan suporter kedua tim, telah diarahkan untuk kembali ke daerah masing-masing sejak Selasa malam.

Suporter asal Surabaya yang kebanyakan menggunakan kereta api, harus dikawal dan dikembalikan pulang menggunakan truk polisi. Pemulangan suporter dilakukan agar bentrokan tidak kembali terulang. Jumlah suporter yang dikawal hingga Surabaya sekira 300 orang.

“Karena mereka secara historis juga tidak baik. Pertama, mereka bertemu di Jalan Kapuas. Harus dipisahkan, karena mereka tidak bisa satu, karena pasti bentrok. Sementara di area persawahan dekat Bendo itu, sempat bertemu dan bisa kita halau dan kita pisahkan, mereka kembali,” ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela, Rabu (19/2/2020).

Leonard menyebut, empat motor yang dibakar belum diketahui pasti milik siapa. Untuk itu, dia masih menunggu perwakilan suporter untuk datang melihat kondisi motor. Soal kerugian motor, polisi berencana melakukan komunikasi dengan kedua belah pihak. “Empat kendaraan bermotor dirusak, tidak bisa dibawa. Kita tunggu teman-teman suporter yang memiliki kendaraan,” papar Leonard. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar