Olahraga

3 Atlet Pamekasan Wakili Jatim di Ajang Online Taekwondo Poomsae 2020

Pamekasan (beritajatim.com) – Tiga atlet Taekwondo Pamekasan, berhasil lolos seleksi perwakilan Jawa Timur, untuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Online Taekwondo Poomsae 2020 yang akan digelar pada Jum’at hingga Sabtu (11-12/9/2020) mendatang.

Ketiga atlet tersebut masing-masing Ayu Septianigrum, Ferdi Anas Anda, serta Raja Dewantara Putra. Ketiganya dinyatakan lolos seleksi tingkat provinsi sebagai kontingen kabupaten Pamekasan, sejak Jum’at hingga Selasa (14-18/8/2020) lalu.

“Untuk proses seleksi di (tingkat) Jatim, sudah digelar sejak 14 hingga 18 Agustus (2020) kemarin. Dari proses seleksi itu, alhamdulillah tiga atlet asal Pamekasan akhirnya dipanggil dan dinyatakan lolos seleksi,” kata Pelatih Taekwondo Pamekasan, Sudiyanto, Kamis (20/8/2020).

Tidak kalah bangga, dari lima atlet yang berhak mewakili Jatim pada ajang nasional. Tiga di antaranya merupakan atlet asal kabupaten Pamekasan, sedangkan dua lainnya merupakan delegasi Kabupaten Jember dan Kota Surabaya.

“Dari beberapa atlet yang mengikuti proses seleksi, Pamekasan menjadi kabupaten dengan atlet terbanyak yang dipilih mewakili Jatim, yakni sebanyak tiga orang. Sedangkan dua atlet lainnya berasal dari dua kabupaten/kota di Jawa Timur, satu atlet dari Jember, serta satu atlet lainnya perwakilan dari Kota Surabaya,” ungkapnya.

Selain itu, mereka juga akan melaksanakan beragam persiapan sekaligus latihan di salah satu SMA Negeri di Sidoarjo. Selanjutnya mereka akan melakukan pengambilan gambar secara maraton sesuai dengan regulasi maupun ketentuan turnamen. “Jadwalnya mulai besok kita akan melakukan pengambilan video,” jelasnya.

“Jadi setelah proses pengambilan video, selanjutnya masuk tahapan pengiriman dan akhirnya tim panitia akan memberikan skor (penilaian) sesuai dengan katagori (atlet). Karena proses seleksi mengacu sesuai regulasi, ada individu putra/putri, tim putra/putri serta ganda campuran. Nantinya proses penilaian sesuai peringkat,” imbuhnya.

Namun secara umum, pihaknya juga memberikan apresiasi bagi atlet binaan sekaligus berharap agar mereka dapat menampilkan kemampuan terbaik, guna mengharumkan nama Jawa Timur, khususnya kabupaten Pamekasan. “Saat ini untuk Jatim sendiri hanya membutuhkan lima atlet, nantinya ada satu atau dua atlet yang akan mengikuti dua kelas berbeda,” pungkasnya. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar