Iklan Banner Sukun
Olahraga

14 Klub Bulutangkis Tagih Janji Ketua PBSI Kota Surabaya

Ketua PBSI Kota Surabaya, Oei Ronny Wijaya, saat penutupan kegiatan Mabar, awal Oktober 2021 lalu.

Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 14 Klub Bulutangkis di Kota Surabaya menagih janji Ketua PBSI Kota Surabaya, Oei Ronny Wijaya. Klub yang diwakili oleh Dodi (36) dan Anwar (48) mendatangi kantor PBSI Kota Surabaya pada Jumat, (08/10/2021).

Dari 14 klub yang menagih janji ketua PBSI Kota Surabaya, ada nama-nama klub badminton besar yang ikut serta. Di antaranya PB Suryanaga, PB Wima, PB Pratama, Winners Badminton Club, dan PB Tunas Harapan Jaya.

Dodi selaku koordinator perkumpulan klub di Surabaya menjelaskan, kehadirannya ke kantor PBSI Kota Surabaya membawa misi untuk menagih janji yang pernah diucapkan oleh Ketua PBSI Kota saat Musyawarah Kota (Muskot) pada 17 November 2019 lalu.

“Kita membahas tentang pembinaan atlet dan kesejahteraan klub, waktu itu janjinya sebelum jadi kan per klub dapet 10 slop cock per bulan. Lah ini dua tahun sudah jadi kok ga terealisasi. Makanya Hari ini kami ke sini memberikan surat dari 14 klub di Surabaya untuk menagih janji dengan beliau tapi ga ada titik temu,” ujar Dodi saat ditemui di GOR Sudirman, Jumat(08/10/2021).

Menurut Dodi, selain berjanji akan memberikan logistik shuttlecock kepada klub, Roni juga menjanjikan akan memberikan bonus kepada atlet berprestasi, selain itu ia juga berjanji akan memulangkan atlet Kota Surabaya yang berada diluar kota untuk kembali ke pangkuan Kota Pahlawan.

“Semua belum dipenuhi tapi sudah mau ke mencalonkan ketua PBSI Jatim. ya terserah pak Ronny se, cuman atlit dan klub di Surabaya harusnya di sejahterakan dulu. Bonusnya gimana dirikan Puslatcab untuk menampung atlet yang berprestasi,” Keluhnya.

Sepakat dengan Dodi, Anwar yang ikut mendampingi Dodi juga mengeluhkan tentang kepengurusan PBSI Kota Surabaya. Ia mengaku mencari kebijaksanaan dari Ketua Umum PBSI Kota Surabaya.

Dodi dan Anwar akan terus memperjuangkan apa yang telah dijanjikan oleh Ketua PBSI Kota Surabaya kepada klub dan atlet di Kota Surabaya walaupun dalam pertemuan pertama di Kantor PBSI Kota Surabaya tidak menemukan titik temu.

“Rencana kita akan kirim surat yang kedua setelah yang pertama ditolak. Padahal suaranya pak Ronny ini dari klub. Yang mengusung juga klub. Kalau klub disakitin ya sudah. Mosok kami ini anak-anaknya mau ditunggu di pengadilan, kan ga bener itu,” ujar Dodit.

Ketika pertemuan selesai, Ketua PBSI Kota Surabaya Oei Ronny Wijaya terlihat buru-buru meninggalkan lokasi. Beritajatim mengirim pesan, hingga berita ini dikirim, belum dibalas. Mencoba menghubungi via telepon juga belum direspon. [ang/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar