Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji menyebut dalam waktu dekat kawasan Middle East Ring Road (MERR) akan terfasilitasi dengan Feeder (angkutan pengumpan berkapasitas kecil) yang saat ini tengah disiapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya khususnya Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
Sejauh ini kawasan Merr memang belum dilalui oleh angkutan umum dan tidak ada potensi bersinggungan dengan trayek yang sudah ada, oleh karena itu dengan adanya moda transportasi ini nantinya akan sangat membantu masyarakat.
Rencananya akan ada 57 unit Feeder dan trunk yang diperkirakan bisa mengangkut 3.074 penumpang di Surabaya. Kendaraan ini akan terintegrasi dengan AMC (Angkutan Massal Cepat) dengan kapasitas 12-15 orang penumpang.
Feeder akan menggunakan sistem Buy The Service atau Pemerintah membeli pelayanan per-km yang disediakan oleh operator angkutan umum. Untuk Feeder berkapasitas kurang lebih 15 orang dan dilengkapi dengan kursi khusus penyandang cacat.
Cak Ji sapaan karibnya menegaskan hal ini sebagai upaya serius Pemkot Surabaya untuk menghadirkan transportasi publik yang layak, nyaman dan terjangkau bagi warga kota Pahlawan.
“Dengan demikian bagi yang ada di kampung – kampung bisa menggunakan feeder atau angkutan pengumpan saat akan menikmati layanan Bus Trans Semanggi Suroboyo,” kata mantan Ketua DPRD Surabaya ini, Kamis (2/2/2023).
Cak Ji mengatakan, bahwa saat ini selain era teknologi informasi dukungan terhadap penguatan akses transportasi massal menjadi kebutuhan yang tidak terhindarkan.
Apalagi, Kota Surabaya sebagai pusat perdagangan, jasa serta ibu kota provinsi Jawa Timur terus berbenah dalam menmbangun jaringan transportasi massal yang memadai.
“Kalau biasanya kesan menggunakan transportasi umum itu ongkep (gerah), waktunya tidak pasti dan biaya tinggi maka dengan Suroboyo bus beserta feeder kita hadirkan transportasi massal yang nyaman , terjangkau dan tepat waktu,” pungkas Cak Ji.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pemkot-surabaya”]
Nantinya, feeder diprioritaskan untuk 5 koridor (rute) perjalanan yang terkoneksi pada koridor utama. Sebab, pengoperasian layanan feeder tersebut menyambung dengan layanan SB. Integrasi itu berlaku khusus untuk feeder dan Suroboyo Bus (SB).
Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya siap mengoperasikan layanan feeder atau bus pengumpan perkampungan menuju jalan utama di Kota Pahlawan pada Februari 2023.
Bus pengumpan tersebut diprioritaskan untuk 5 koridor (rute) perjalanan yang terkoneksi pada koridor utama. Sebab, pengoperasian layanan feeder tersebut akan terkoneksi dengan layanan Suroboyo Bus.
“Biar ada koneksinya. Dari pinggir kota dan ke tengah kota juga ada, yang penting rutenya tidak berhimpitan terlalu panjang,” kata Kadishub Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, Rabu (11/1/2023).
Tundjung mengatakan bahwa 57 armada feeder siap beroperasi. Sedangkan kapasitas penumpang untuk satu armada feeder mampu mengangkut 12-14 penumpang.
“Baru (beroperasi) Februari 2023, armada sudah datang tapi perlu kita setting (pengaturan) dengan 57 armada dan ber-AC (ada pendingin),” kata Tundjung. (ted)






