Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menciptakan Sicobot, yaitu robot yang bisa latih kiper. Sicobot ini dilengkapi berbagai kecerdasan dan aplikasi.
“Robot ini terinspirasi dari beberapa kiper yang sering kedodoran pada saat pertandingan,” ujar Dosen Pembimbing Mochamad Mobed Bachtiar, Senin (27/11/2023).
Ia mengungkapkan, jika sebelumnya yang dibuat adalah robot untuk bermain bola yang diberi nama Ersow, maka Sicobot ini bagian dari pengembangannya.
BACA JUGA:Safari di Banyuwangi, TPN Ganjar Serukan Pemilu 2024 Damai
“Intinya bagaimana robot ini dapat lebih bermanfaat pada pengembangan kemampuan atau skill manusia (kiper, red), tidak sekedar unsur fun-nya saja,” kata Mobed.
Dosen Sarjana Terapan Teknik Komputer ini juga menilai bahwa bukan tidak mungkin jika ke depan teknologi ini diterapkan di pertandingan yang melibatkan unsur bola, serta berlokasi di lapangan rumput yang sesungguhnya.
Riset ini dilakukan selama satu tahunz dan khusus untuk Sicobot sendiri baru 6-7 bulan ini pengerjaannya. Pada Maret 2023, tim mengajukan proposal dan pada Mei dinyatakan lolos mendapatkan pendanaan PIMNAS.
Ketua Tim Johan Roi Setiawan mengatakan bahwa dari situ, tim pun mulai bekerja membuat prototipe Sicobot. Bermodalkan anggaran yang terbatas, tim pun mencari cara untuk mewujudkan prototipe yang cukup kompleks.
BACA JUGA:BPIH 2024 Rp93,4 Juta, BPKH Siapkan Nilai Manfaat Rp8,2 T
“Kami menyadari terbatasnya anggaran. Kami akhirnya meminjam beberapa peralatan yang nilainya besar seperti laptop dan kamera milik kampus. Pendanaan PIMNAS digunakan untuk pengadaan komponen motor, dan beberapa komponen lainnya,” katanya.
Ia menerangkan, robot buatan timnya ini bertugas mencari titik kelemahan kiper saat pertandingan, melalui pemetaan berbasis gawang berdasarkan poin atau titik. Sejauh ini terdapat 6 titik pemetaan yaitu, sudut kiri, sudut kanan, tengah, baik atas maupun bawah.
Saat latihan dilakukan, jika diketahui ada salah satu atau beberapa titik yang lemah saat kiper bertugas, maka data akan ditangkap oleh robot. Data kemudian disimpan pada data statistik kelemaham kiper.
Robot akan menggiring bola dan mengarahkan ke gawang, sesuai sudut yang telah ditentukan. Robot memiliki tingkat akurasi 100 persen untuk tembakan berjarak maksimal 6 m.
BACA JUGA:BPIH 2024 Rp93,4 Juta, BPKH Siapkan Nilai Manfaat Rp8,2 T
Johan menyebut, ada sejumlah catatan untuk pengembangan ke depan, yakni Sicobot perlu penyempurnaan di bagian kecepatan tendangan agar lebih mirip dengan tendangan asli manusia.
Saat ini, Sicobot bertolak menuju Bandung untuk mengikuti kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional yang akan diadakan pada 26 November hingga 1 Desember 2023 mendatang. “Mohon doanya semua agar tim kami dan semua tim PENS lolos, dan memperoleh prestasi pada PIMNAS besok,” tandasnya.
Adapun 6 mahasiswa PENS pembuat Sicobot ini antara lain Johan Roi Setiawan, Fatimah Nurul Izzah, Satria Naufal Jauhari, Ira Adi Nata, Alif Virdio Yudhistira, dan Ujang Supriyadi. (Ipl/Aje)






