Jember (beritajatim.com) – Pasangan calon Abdus Salam dan Ifan Ariadna Wijaya akan menentukan skala prioritas dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Jember, Jawa Timur, di tengah keterbatasan anggaran.
“Ada domain kewenangan pemerintah daerah, provinsi, dan pusat. Maka di sini diperlukan komunikasi aktif antara pemerintah daerah dengan provinsi maupun pusat, agar di tengah keterbatasan anggaran kita bisa memanfaatkan anggaran dari pusat,” kata Salam dalam debat kandidat pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember putaran pertama di Studio JTV, Surabaya, Minggu (15/11/2020) malam.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pilbup-jember-2020″]
Debat mengambil tema “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah di Tengah Pandemi Covid 19”.
Koordinasi dan kerjasama, menurut Salam, akan jadi kata kunci pembangunan infrastruktur yang terintegrasi. “Infrastruktur dan suprastruktur menjadi kata kunci dalam pandemi Covid, dan adanya keterbatasan anggaran. Namun ini tantangan yang harus dijawab siapapun,” kata Ifan.
Menurut Ifan, kepemimpinan kolaboratif dan partisipatif yang melibatkan semua pemangku kepentingan akan sangat dibutuhkan untuk membangun solusi bagi masyarakat. [wir/ted]






