Tuban (beritajatim.com) – Warga Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban menggelar Kirab Budaya dan Siratan Agung Lanjar Maibit yang bertujuan untuk melestarikan warisan budaya leluhur.
Selain itu, warga juga mengarak gunungan hasil pertanian yang kemudian dibawa di kawasan wisata Sendang Lanjar Maibit bersamaan dengan Kirab Budaya.
Kepala Desa Maibit Ahmad Ali mengatakan, Kirab Budaya dan Siratan Agung menjadi budaya leluhur yang hingga saat ini masih terus dilaksanakan oleh warga setempat.
Bahkan, hal ini mampu menarik antusiasme warga, baik dari dalam maupun luar Kecamatan Rengel. Sehingga menjadi potensi yang dapat meningkatkan PAD Desa.
Baca Juga: Revitalisasi Asrama Inggrisan Banyuwangi, Begini Konsepnya
“Sudah menjadi agenda rutin tahunan dan menjadi bagian dari kegiatan masyarakat desa yang terus dilestarikan,” ucap Ahmad Ali.
Ahmad Ali juga menambahkan, Lanjar Maibit memiliki kisah tentang Dewi Sri Pangenti yang mempertahankan kesetiaan dan kesuciannya. Sedangkan, Sendang Maibit diceritakan sebagai tempat sebagai pemandian Sri Pangenti yakni seorang janda cantik yang suci karena belum pernah disentuh suaminya hingga meninggal dunia.
“Dari legenda itu dapat diambil makna sebagai sosok yang mampu menjadi pribadi jujur dan berani. Lebih dari itu, mampu menjadi tokoh yang inspiratif serta bermanfaat bagi masyarakat yang lebih luas,” terang Ahmad Ali.
Kemudian, tujuan budaya tersebut terus dilestarikan agar menjadi edukasi serta pengenalan kepada generasi muda. “Bahwa keberagaman budaya kita sangat banyak dan harus dilestarikan,” kata dia.
Baca Juga: Mantan Anggota DPRD Kota Malang Laporkan Wali Kota ke Polda Jatim
Kirab Budaya dan Siratan Agung Lanjar Maibit yang menjadi ikon budaya di desa setempat menjadi obyek wisata budaya yang mampu meningkatkan perekonomian warga.
“Pada momen ini mampu menghadirkan pelaku usaha dari berbagai daerah, tidak hanya warga setempat, sehingga dapat meningkatkan perekonomian khususnya para pedagang kecil,” tutur Ahmad Ali.
Pihaknya berharap dengan adanya wisata budaya tersebut bisa mempromosikan potensi desa hingga segala penjuru. “Kami juga ada wisata yang dikenal dengan Sendang Maibit dan Bumi Perkemahannya,” kata Ahmad Ali.
Sementara itu, Camat Rengel Eko Wardono memberikan apresiasi terhadap Pemdes setempat yang telah melaksanakan kirab budaya. Ia juga mendukung penuh upaya pelestarian budaya yang dilakukan dengan harapan, kegiatan tersebut dapat berjalan secara konsisten dan dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan perekonomian warga.
Baca Juga: PDIP Resmi Pecat Budiman Sudjatmiko dari Anggota Partai
“Kita harus terus gotong royong, berkolaborasi dalam menangani kemiskinan, stunting dan menyelesaikan permasalahan yang ada di desa,” ungkap Eko Wardono.
Camat Rengel itu juga turut menyampaikan pesan dari Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky yang memberikan apresiasi terhadap Pemdes Maibit, Mas Lindra sapanya berharap kirab budaya tersebut terus dilestarikan dan membawa nama baik Desa Maibit.
“Mas Lindra juga meminta pemerintah desa untuk menjadikan kegiatan kirab budaya tersebut menjadi salah satu program unggulan dalam APBDes Desa Maibit,” timpalnya. [Ayu/ian]
![Kirab Budaya dan Siratan Agung Lanjar Maibit di Tuban Jadi Ikon Wisata Desa Kirab budaya dan Siratan Agung Lanjar Maibit di Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. [Foto:Diah Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/08/Kirab-Budaya-dan-Siratan-Agung-Lanjar-Maibit-di-Tuban-Jadi-Ikon-Wisata-Desa.jpg)





