Internasional

Trump Akan Blokir TikTok

Surabaya (beritajatim.com) – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan akan melakukan pemblokiran kepada aplikasi TikTok di Amerika Serikat.

Seperti dilansir CNN.com, Sabtu (1/8/2020), awalnya Donald Trump berniat mengeluarkan executive order yang memaksa ByteDance, perusahaan Tiongkok yang sekarang memiliki Tiktok untuk menjual operasi TikTok yang berada di Amerika Serikat.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya TikTok dianggap dapat membuat keamanan nasional Amerika Serikat terancam. Banyak yang mengkhawatirkan data yang dimiliki TikTok dapat diambil oleh pemerintahan Tiongkok.

Jumlah pengguna aplikasi TikTok di Amerika Serikat sendiri mencapai 80 juta pengguna sejak masuk ke Amerika Serikat pada tahun 2018 yang tentu saja sangat besar. Meskipun begitu, pihak TikTok membantah kabar tersebut dan mengatakan bahwa mereka melakukan penyimpanan data di luar Tiongkok. Sehingga pemerintahan Tiongkok tidak mungkin dapat menguasai data-data yang dimiliki oleh TikTok.

Sebelum rencana pemblokiran TikTok oleh Trump, Microsoft digadang-gadang sebagai perusahaan Amerika Serikat yang akan membeli operasi TikTok di Amerika Serikat. Banyak yang mengatakan pemblokiran yang dilakukan oleh Trump tersebut akan membatalkan potensi dibelinya TikTok oleh Microsoft.

Meskipun begitu, di tengah wacana pemblokiran aplikasi yang sedang naik daun tersebut ada keyakinan Microsoft tetap membeli TikTok. Langkah itu akan membuat Microsoft mendapatkan banyak simpati dari publik Amerika Serikat yang menggandrungi aplikasi video singkat tersebut.

Belum jelas kapan pemblokiran TikTok yang dibicarakan oleh Trump akan berlaku. Bisa jadi hal tersebut juga merupakan gertakan dan strategi Trump untuk memaksa TikTok menjual operasinya yang berada di Amerika Serikat. [ald/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar