Iklan Banner Sukun
Internasional

Terjebak di Restoran Hotpot, Wanita Ini Puas Makan Daging Gratis 3 Hari

Surabaya (beritajatim.com) – Masyarakat kerap disuguhi cerita tentang survival saat terjebak berhari-hari di suatu tempat tanpa bisa kemanapun atau meminta bantuan. Cerita-cerita itu biasanya akan sangat emosional dan yang mendominasi yaitu seputar bertahan dengan bahan pangan yang menipis.

Tapi bagaimana jika kita terjebak selama tiga hari di sebuah restoran? Bisa jadi akan jadi cerita yang lain yang bisa kita dengar.

Dikutip dari World of Buzz, seorang wanita bernama Wang sedang makan malam dengan empat teman lainnya di sebuah restoran hotpot setelah mereka selesai bekerja sekitar pukul 22.30. Tiga dari empat teman Wang pergi ketika mereka selesai makan.

Sementara Wang tinggal kembali dengan teman lain karena dia sudah lama tidak bertemu. Wang masih ingin mengobrol.

Setelah mengobrol selama lebih dari 20 menit, mereka membayar tagihan dan turun untuk keluar dari gedung. Namun, mereka dihentikan karena kasus baru terdeteksi dan orang yang positif Covid-19 telah mengunjungi restoran hotpot sebelumnya.

Termasuk Wang dan temannya, ada lebih dari 10 anggota staf dan 30-40 pelanggan yang terjebak di restoran hotpot. Untungnya, pemilik restoran sangat akomodatif dan baik hati karena dia mengizinkan semua pelanggan di toko untuk memesan hotpot secara gratis.

Selain itu, mereka juga membagikan makan malam gratis pada jam 3 pagi dan makan siang gratis juga. Selama pandemi Covid-19 terjadi Pemerintah China memang selalu cukup ketat dan ketika kasus baru terdeteksi, mereka akan segera menutup tempat-tempat yang pernah dikunjungi orang yang terinfeksi, bahkan jika ada orang di dalamnya.

Wang tidak pernah menyangka bisa sampai terjebak di restoran tersebut. Semuanya terjadi secara tiba-tiba.

Meski begitu, dia cukup bersyukur terjebak di restoran dengan pemilik yang akomodatif. Wang tak bisa membayangkan jika sampai terjebak di suatu tempat tanpa bahan makanan, meskipun selama tiga hari lamanya.

Belum lagi jika lockdown diberlakukan lebih lama. Dia terpaksa berjuang keras demi bertahan hidup. (adg/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar