Internasional

Rusia Keluar dari Internet Dunia, Per 1 April 2019

Surabaya (beritajatim.com) – Dalam beberapa minggu ke depan, pemerintah Rusia akan melakukan uji coba untuk ‘mencabut’ negara itu dari internet dunia.

Meskipun tanggalnya belum diketahui, pengujian ini diperkirakan akan terjadi sebelum tanggal 1 April, karena saat itu adalah hari terakhir bagi pembuat undang-undang untuk mengusulkan perubahan peraturan bernama Digital Economy National Program.

Tes ini adalah aksi terbaru Kremlin untuk menciptakan ‘internet berdaulat’ guna melindungi diri sendiri dari serangan siber agresif saat terjadi krisis, seperti ketika perang misalnya.

Tetapi percobaan ini dikhawatirkan akan berujung pada pembatasan dan kontrol ketat internet, mirip program penyensoran ‘Great Firewall’ yang dilakukan pemerintah Cina.

Para pengamat mengatakan ini adalah bagian dari kecenderungan menciptakan apa yang dinamakan ‘splinternet’.di mana internet tetap hidup, tetapi beda penampilannya bagi warga negara yang berlainan, bergantung kepada penyensoran pemerintah.

Meskipun demikian, terdapat banyak pertanyaan tentang rencana Rusia untuk ‘mencabut’ diri ini.

Apakah mungkin ‘menarik’ keseluruhan negara dari internet?

Singkatnya, ya mungkin.

Internet pada dasarnya adalah benda fisik. Jika Anda memotong kabel yang menghubungkan berbagai negara ke internet, negara-negara itu akan terputus.

Hal ini terjadi secara tidak sengaja pada tahun 2018 ketika kabel bawah laut yang menghubungkan Mauritania dilaporkan terputus kapal pukat. Empat juta orang di negara Afrika Barat itu tidak mempunyai internet selama dua hari.

Tetapi Rusia bukannya ingin sama sekali memutus hubungan; negara itu tetap bermaksud memelihara layanan internet di dalam negeri tetapi menutup akses masuk atau keluar. [but]

Sumber: BBC

Apa Reaksi Anda?

Komentar