Iklan Banner Sukun
Internasional

Restoran Ditutup Paksa Akibat Terlalu Jorok, Ketahuan Buat Kudapan di Toilet

Ilustrasi Kue Samosa

Surabaya (beritajatim.com) – Bagi industri kuliner, higienitas harus jadi isu yang diprioritaskan. Sebab ini menyangkut kebersihan dan keamanan makanan.

Bahkan, sebuah restoran wajib mengantongi izin dari pemerintah, terutama soal higienitas. Jika sampai dilanggar, siap-siap kena sanksi tegas berupa penutupan.

Seperti terjadi pada sebuah restoran di Jeddah, Arab Saudi. Otoritas setempat menutup paksa sebuah restoran karena kedapatan membuat kudapan asal India, Samosa, serta makanan ringan lainnya di toilet.

Parahnya, praktik ini sudah terjadi di restoran tersebut selama lebih dari 30 tahun. Sayangnya baru terbongkar setelah otoritas Jeddah mendapat laporan dari masyarakat.

Dikutip dari Indiatimes.com, otoritas Jeddah menggerebek ‘restoran’ di sebuah bangunan permukiman setelah menerima informasi tentang ‘budaya makanan’ yang tidak higienis yang diikuti sebuah restoran selama tiga dekade terakhir.

Para pekerja dari restoran tidak memiliki kartu kesehatan dan melanggar undang-undang kependudukan.

Fakta yang ditemukan sungguh mengejutkan. Restoran tersebut biasa menyiapkan makanan ringan dan juga makanan di kamar mandi.

Yang lebih buruk, pihak berwenang juga menemukan fakta restoran itu menggunakan daging, ayam, dan keju, yang beberapa di antaranya sudah kadaluarsa lebih dari 2 tahun.

Selain itu, banyak serangga dan hewan pengerat juga terlihat di lokasi. Pemerintah kota mengatakan telah menutup beberapa restoran ilegal dan lebih dari satu ton bahan makanan disita dan dihancurkan.

Ini bukan pertama kalinya sebuah restoran di Saudi menjadi berita karena semua alasan yang salah. Pada bulan Januari, tempat makanan Shawarma yang terkenal ditutup pada bulan Januari setelah hewan pengerat terlihat sedang memakan makanan mereka di dalam restoran.

Pengguna media sosial dibuat marah setelah video mengejutkan seekor hewan pengerat ditusuk sate shawarma di restoran terkenal itu menjadi viral. Mereka bahkan menuntut pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas terhadap restoran tersebut, setelah itu restoran tersebut disegel.

Bukan hanya ilegal tetapi juga melanggar hak konsumen untuk mendapatkan produk yang sehat dan higienis. Jadi bagaimana bisa produsen makanan sebegitu tega membohongi konsumennya, dan ini sudah pelanggaran fatal. (adg/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar