Internasional

Pesawat Medis Meledak di Bandara Manila, Lion Air: Bukan Kami

Manila  – Sebuah pesawat evakuasi medis meledak saat lepas landas di ibu kota Filipina, Minggu (29 Maret), menewaskan  delapan penumpang dan awak, termasuk seorang warga Amerika dan dan Kanada, kata para pejabat setempat.

Pesawat tersebut diduga Lionair, yang dimiliki oleh layanan charter terdaftar Filipina, pesawat akan  menuju Haneda, Jepang, tetapi terbakar di ujung landasan sekitar pukul 20:00, bandara utama Manila, Bandara Internasional Ninoy Aquino (NAIA).

Rekaman video menunjukkan gumpalan asap membubung ke langit  ketika kru pemadam kebakaran  menyiram ke badan pesawat dengan busa.

Pesawat twin-jet West Wind 24 membawa tiga personel medis, tiga awak pesawat, seorang pasien dan seorang rekan kata  Richard Gordon seorang senator dan kepala Palang Merah Filipina, mengatakan di Twitter.

“Sayangnya, tidak ada penumpang yang selamat dapada ri kecelakaan itu,” kata Otoritas Bandara Internasional Manila (MIAA) dalam sebuah pernyataan.

Investigasi oleh Otoritas Penerbangan Sipil Filipina sedang berlangsung, kata MIAA.

“Tim pemadam kebakaran dan medis kami sudah dikirim ke Terminal 2 NAIA untuk menanggapi insiden kecelakaan pesawat yang melibatkan Lion Air Flight RPC 5880,” kata Gordon.

“Pesawat terbakar dan meledak saat lepas landas landasan pacu NAIA,” tambahnya.

Kapten Don Mendoza, wakil direktur jenderal untuk operasi di CAAP, membenarkan Lionair adalah operator yang sama dari penerbangan lain yang jatuh pada September tahun lalu di Laguna.

“Saat ini, langkah awal yang kita cari adalah … mendaratkan seluruh armada,” kata Kapten Mendoza dalam konferensi pers.

“Ini cukup memprihatinkan, tetapi kami sedang melihat ke dalam catatan … tentang peristiwa malang yang terjadi pada Lionair.

Bantahan Lion Air

Lion Air Group menegaskan dalam menanggapi kecelakaan tersebut bahwa Lion Air Group sampai saat ini tidak beroperasi baik secara berjadwal atau sewa tertentu (charter) di Filipina, Lion Air Group juga tidak memiliki perusahaan penerbangan di Filipina.

Lion Air Group mengoperasikan perusahaan penerbangan untuk layanan penumpang berjadwal, yang terdiri dari:

  1. Lion Air (kode penerbangan JT) berbasis di Indonesia
  2. Wings Air (kode penerbangan IW) berbasis di Indonesia
  3. Batik Air (kode penerbangan ID) berbasis di Indonesia
  4. Malindo Air (kode penerbangan OD) berbasis di Malaysia
  5. Thai Lion Air (kode penerbangan SL) berbasis di Thailand

“Lion Air Group dalam beroperasi, tunduk dan melaksanakan seluruh aturan penerbangan internasional, regulator dan ketentuan perusahaan dalam menjalankan operasional sesuai dengan standar operasional prosedur yang memenuhi persyaratan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first),” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, Senin (30/3/2020).(Reuters, CNA, ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar