Internasional

Moratorium Umrah, Agen Perjalanan di Surabaya Minta Jemaah Bersabar

Surabaya (beritajatim.com) – Kerajaan Arab Saudi menghentikan sementara pelaksanaan ibadah umrah jemaah asing untuk mencegah penyebaran virus Corona baru, Covid-19. Penangguhan itu diumumkan Kementerian Luar Negeri setempat.

Adanya penyebaran virus Corona jenis baru, Convid-19, membuat pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara kedatangan jemaah umrah dari sejumlah negara, termasuk Indonesia. Kebijakan yang sangat mendadak itu membuat agen perjalanan umroh kelabakan. Salah satunya adalah Arofahmina Tour and Travel yang merupakan agen perjalanan haji dan umrah di Surabaya

Legal Arofahmina Tour and Travel, Makin Rahmat ketika dikonfirmasi beritajatim.com, Kamis (27/2/2020) mengatakan, pihaknya telah meminta kepada jemaah umrohnya agar bersabar menunggu dibuka kembali untuk visa umrah oleh Pemerintahan Arab Saudi.

“Ini memang kewenangan dari otoritas Pemerintah Arab Saudi. Kami hanya bisa minta jemaah agar bersabar. Seharusnya sebelum ada kebijakan moratorium umrah itu memang ada jadwal pemberangkatan pada hari ini, tapi memang kami tunda pada 7 Maret 2020. Ratusan jemaah hingga April 2020 yang sedianya akan berangkat umrah dan ditangani Arofahmina. Semoga sebelum 7 Maret, sudah dibuka kembali,” kata Makin Rahmat, Kamis (27/2/2020)

Menurut dia, beberapa calon jemaah umrah memang resah terkait kebijakan tersebut. Mereka khawatir niatnya untuk menjalankan ibadah umrah tidak terlaksana.

Makin menyatakan, pihaknya akan memberi penjelasan terkait kebijakan pemerintah Arab Saudi tersebut kepada para calon jemaah umrah. Jika ada yang ingin membatalkan perjalanan ke tanah suci, dirinya siap berdialog untuk mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak.

“Jika ada yang minta uangnya kembali atau refund, tentu kami ada potongan biaya. Kami harap pemerintah Indonesia untuk berkomunikasi dengan Arab Saudi, agar jemaah umrah Indonesia bisa berangkat,” pungkasnya. (tok/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar