Internasional

Napak Tilas Keajaiban Dunia Islam di Afrika dan Timteng (4)

Bisa Ziarah Maqam Nabi Ibrahim Meski Dikontrol Israel

Ferry Is Mirza (penulis) di samping depan mimbar yang dibuat Sultan Al Ayubi yang dibuat ribuan tahun lalu.

Jerussalem (beritajatim.com)–Usai salat Subuh di Baitul Maqdis Al Aqsa, penulis kembali ke Holyland Hotel untuk makan pagi.  Lalu bergegas menuju Kota Hebron (Al Khalil) untuk ziarah maqam Nabi Ibrahim AS.

Sejak Subuh kawasan Kota  Jerussalem diguyur hujan. Suhu udara 4 derajat Celcius. Untungnya saat mulai perjalanan ke Hebron, hujan mereda. Namun suhu tetap dingin sekali.

Hebron atau Al Khalil sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Jerussalem. Kota tempat maqam nabi Ibrahim AS itu undercontrol (di bawah) pemerintahan Palestina. Akan tetapi, komplek maqam ambiyah –bapaknya para nabi– ini dikontrol pemerintah Israel.

Sebaliknya Kota Jerussalem tempat masjid suci umat Islam ketiga setelah Masjidil Haram Makkah dan Nabawi Madinah, justru dikuasai Israel. Karena itu, jangan terkejut bila ke Aqsa tidak bisa leluasa. Lantaran, masjid tempat Rasulallah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam ber-Isra Mira’j itu dibuka jam 4 sebelum salat Subuh dan tutup sehabis salat Isya.

Ferry Is Mirza (Penulis) berada di depan maqam Nabi Ibrahim AS di Hebron Al Khalil.

Beda dengan di Hebron yang dikontrol Palestina. Untuk masuk komplek maqam Nabi Ibrahim AS, penziarah harus melalui pemeriksaan ketat. Semua sudut dijaga police of Israel. Penziarah mesti melalui pintu detektor. Dan menunjukkan identitas diri (paspor).

Meski dijaga polisi  Israel, penulis bersama jamaah Mudatur penjelajah negeri para nabi, mendapat kemudahan. Karena, bertepatan hari Sabtu (hari Sabhat), liburnya warga Israel yang memeluk agama Kristiani dan Yuhudi.

Andai hari lain, ujar Rammi, pendamping penulis asal Gazza, suasana lebih crowded. “Karena penziarahnya bukan hanya umat Muslim, tapi juga Kristiani dan Yahudi,” tutur Rammi.

Di komplek maqam itu, selain maqam Nabi Ibrahim AS, juga maqam Sarah (istri nabi Ibrahim AS), putranya Nabi Ishak juga maqam Nabi Yusuf. Komplek maqam yang berupa masjid itu dibangun era Bani Ummayah. Mimbarnya dibuat Sultan Al Ayubi ribuan tahun lalu. [fim/air/bersambung]





Apa Reaksi Anda?

Komentar