Internasional

Bayi Lahir Tanpa Hidung dan Mata, Dokter Dinilai Lalai

Setubal (beritajatim.com) – Seorang dokter kandungan asal Portugal dikenai skorsing setelah seorang bayi lahir tanpa hidung, mata, dan sebagian tengkorak.

Orang tua bayi yang diberi nama Rodrigo tidak mengetahui kelainan fisik putra mereka sampai lahir pada awal bulan ini. Demikian diberitakan BBC, Jumat (2/10/2019).

Dewan kedokteran Portugal lantas memutuskan untuk menskorsing dokter Artur Carvalho atas tuduhan kelalaian.

Setelah kasus ini mengemuka, terkuak bahwa keluhan lainnya–ada yang lebih 10 tahun lalu–sudah disampaikan terkait penanganan dokter Carvalho pada sejumlah bayi.

Laporan kasus-kasus itu, sebagaimana dilaporkan media Portugal, memicu kemarahan masyarakat.

Dokter Carvalho belum berkomentar di hadapan publik mengenai tuduhan-tuduhan ini dan BBC belum dapat menghubunginya secara langsung.

Rodrigo lahir pada 7 Oktober di Rumah Sakit So Bernardo di Setbal, sekitar 40km sebelah selatan ibu kota Portugal, Lisabon.

Ibu Rodrigo berada dalam penanganan dokter Carvalho semasa mengandung. Dia dilaporkan telah menjalani tiga pemeriksaan ultrasound di sebuah klinik swasta dan, selama periode itu, sang ibu mengaku dokter Carvalho tidak pernah menyuarakan adanya masalah terkait kesehatan janin.

Ibu Rodrigo juga sempat menjalani ultrasound keempat dalam wujud 5D di klinik berbeda saat usia kandungan enam bulan. Pada pemindaian itulah, kemungkinan kelainan fisik dikemukakan. Namun, dokter Carvalho menepis kemungkinan itu.

“Dia menjelaskan bahwa terkadang beberapa bagian wajah tidak tampak (pada pemindaian ultrasound)…ketika wajah bayi menempel pada perut ibu,” kata bibi Rodrigo kepada media lokal sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Setelah Rodrigo lahir dan kelainan fisiknya jelas terlihat, orang tuanya dilaporkan diberikan informasi bahwa Rodrigo hanya bisa bertahan hidup selama beberapa jam.

Akan tetapi, selama lebih dari dua pekan, anak itu masih hidup dalam penanganan rumah sakit.

Orang tuanya kemudian mengajukan laporan soal dokter Carvalho ke kantor kejaksaan Portugal. [bbc/lat]

Sumber: inilah.com





Apa Reaksi Anda?

Komentar