Internasional

Diterjang Puting Beliung

Atap Kantor BPKAD Kabupaten Mojokerto Runtuh, Pegawai Sembunyi di Bawah Meja

Atap gedung BPKAD Kabupaten Mojokerto yang disapu angin puting beliung. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Atap gedung Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mojokerto berterbangan diterjang angin puting beliung, Senin (30/12/2019) sore. Genting berbahan tanah liat tersebut runtuh menembus asbes hingga masuk ke dalam ruangan sehingga membuat para pegawai yang hendak pulang itu panik.

Atap gedung DPKAD Kabupaten Mojokerto yang diterjang angin kencang tersebut berada di bagian kanan. Gedung tersebut bersebelahan dengan kantor Bank Jatim Kota Mojokerto. Para pegawai langsung lari menyelamatkan diri, ada juga yang berlindung di bawah meja kerja untuk menghindari genteng yang runtuh dari atap tersebut.

Mereka sempat panik lantaran kejadian angin kencang yang secara mendadak sampai mengakibatkan genteng runtuh dari atap yang mengenai meja kerja baru pertama kali terjadi. Setidaknya, ada tiga ruangan yang rusak tertimpa genting, yakni ruangan Bagian Perbendaharaan di sebelah kiri, ruangan Bagian Akuntansi di pojok kanan serta kamar mandi.

Kasubdit Pelayanan Perbendaharaan BPKAD Kabupaten Mojokerto, Abdul Kodir mengatakan, angin kencang tiba-tiba datang mirip suara pesawat. “Anginnya kencang, saya dengar seperti suara pesawat terbang landing, tiba-tiba genting berjatuhan dari atap mengenai meja kerja,” ungkapnya.

Masih kata Kodir, tiba-tiba genting dari atas menimpa laptop dan Handphone (HP) miliknya yang ada di atas meja. Beruntung, genting yang jatuh dari atas atap tersebut tidak sampai terkena kepala Kodir. Hal yang sama diungkapkan, staf BPKAD Kabupaten Mojokerto, Imam (36).

“Kejadiannya begitu cepat, hanya sekitar 10 detik. Terdengar suara gemuruh diiringi gemericik air hujan di atap gedung kemudian tak lama genting berjatuhan. Ada sekitar 15 pegawai ruangan, ya langsung semburat menyelematkan diri saat lihat genting berjatuhan dari atap,” tuturnya.

Imam menjelaskan, dampak angin puting beliung tersebut juga merusak sebagian atap asbes di gedung Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto yang berada persis di sebelah utara kantor DPKAD Kabupaten Mojokerto. Angin dari arah timur tersebut juga menyapu sejumlah pepohonan yang ada di Alun-alun Kota Mojokerto.

Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Mojokerto dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto langsung ke lokasi untuk mengevakuasi puing-puing bangunan di ruangan BPKAD Kabupaten Mojokerto. Aliran listrik dipadamkan untuk membersihkan sisa genting yang rusak di atap gedung.

Petugas menggunakan terpal warna biru untuk menutup bagian atap gedung yang rusak diterjang angin kencang. Lubang asbes yang menggangga itu menyebabkan air hujan masuk ke dalam ruangan. Pegawai BPKAD Kabupaten Mojokerto juga memasang terpal di meja kantornya untuk mengamankan berkas agar tidak sampai basah karena air hujan. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar