Hukum & Kriminal

Warung Sabu di Surabaya Ini Omset Rp 50 Juta Per Hari

Petugas menunjukkan barang bukti pengamanan warung sabu saat gelar perkara di Mapolsek Asemrowo, Surabaya, Rabu (24/2/2021). (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Petugas kepolisian Polsek Asemrowo berhasil membongkar sindikat pengedar sabu. Yang bikin miris, para pelaku justru menggelar warung sabu atau istilahnya dikenal Andok. Dalam pengungkapan kasus ini petugas awalnya mendapati laporan adanya peredaran sabu. Namun betapa mengejutkan, saat petugas melakukan pengintaian, ternyata banyak orang datang dan pergi membeli sabu.

Kapolsek Asemrowo, Kompol Hary Kurniawan menjelaskan, pengungkapan ini cukup sulit. Sebab, selain berada di daerah tersembunyi, akses jalan juga sangat kecil. Meski kota metropolitan, Surabaya merupakan daerah lahan hijau untuk peredaran sabu ini.

“Awalnya kita dapat info dan satu petugas kita masukkan menjadi pembeli. Petugas kita mengintai dan mendapati informasi bahwa ada warung yang jual sabu ini,” jelasnya kepada beritajatim.com di Mapolsek Asemrowo, Surabaya, Rabu (24/2/2021).

Lebih lanjut Kompol Hary menjelaskan, usai petugas yakin dan mengumpulkan personil, tempat tersebut pun menjadisasaran penggrebegan. Hingga akhirnya warung sabu yang beromset sekitar Rp 50 juta per hari ini digrebeg dan mendapati ada empat orang. Dari empat orang ini petugas berhasil mengamankan dua pelaku yang merupakan penjual.

Gagalnya penangkapan para dua pelaku lain dikarenakan untuk menuju ke warung sabu ternyata ada alarm khusus. Karena tak mengetahui alarm tersebut, petugas saat masuk pun kehilangan dua orang yang lari dari penyergapan.

“Kita sudah amankan dua dari empat orang di lokasi kejadian. Jadi ada alsrm juga di lokasi warung sabu tersebut,” lanjutnya.

Sementara dua pelaku yang diamankan yakji MN dan BSR. Mereka berdua membuka warung di pinggir Sungai Jalan Siforame Belakang 4, Surabayam mereka mengaku membuka warung sabu sekitar 6 bulan lamanya. Sehsri mereka bisa menjual sabu ke puluhan pemakai.

“Baru buka juga dan gak diajari atau dapat ide dari oranglain. Baru kok,” katanya. [man/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar