Hukum & Kriminal

Warga Surabaya Ini Bertetangga dan Kompak Jual Sabu Eceran

Dua pemuda tetanggan asal Keputran, Surabaya, saat jalani gelar perkara di mapolsek Tegal Sari, Surabaya, Kamis (19/9/2019). (manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Merundukan sembari menutup wajahnya, AS (23) dan SA (20) dikeler petugas Polsek Tegalsari, Surabaya, Kamis (19/9/2019).

Kedua pemuda asal Keputran Panjunan ini merupakan tetanggaan dan rekan sepermainan. Hanya saja, persahabatan mereka ternyata juga berujung sampai ke bui.

“Mereka berdua disangka dengan pasal penyalahgunaan narkoba. Mereka beli satu gram dan diecerkan kembali,” jelas Kapolsek Tegal Sari Kompol, Rendy Surya.

Tak hanya menjual atau mengedarkan sabu, kedua pemuda ini juga sudah mencicipi sabu bersama lantaran kepincut rekan dan pelanggannya.

Menurt SA, dirinya menjual narkoba karena ketekan utang usai mengalami kecelakaan kendaraan yang dialaminya beberapa bulan lalu.

“Saya baru empat bulan jualan sabu dan memakai sabu karena terbelit utang,” kilahnya saat ditanyai petugas.

Sementara dari tanga tersangka petugas mengamankan sabu seberat 3,6 gram yang sudah dikemas sembilan paket hemat. Serta satu plastik klip seberat 1,6 gram yang belum dikemas paket hemat.

Selain barang bukti narkoba jenis sabu, petugas mengamankan timbangan elektrik, uang tunai Rp 150 ribu.

Kedua tersangka akan dijerat pasat 112, 114 dan 127 KUHP tentang penyalahgunaan narkoba. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar